Vokalis Linkin Park, Chester Bennington Meninggal Bunuh Diri Di Usia 41

Sebuah kabar duka datang dari industri musik dunia. Vokalis Linkin Park Chester Bennington meninggal dunia pada Kamis (20/7) dalam usia 41 tahun di Los Angeles. Vokalis yang terkenal aktraktif ini diduga tewas akibat bunuh diri dengan cara gantung diri.

Chester ditemukan sudah tidak bernyawa di rumah pribadinya di Palos Verdes Estatates, Los Angeles, sekitar pukul 09.00, waktu setempat. Atau Jumat (21/7) dinihari WIB.

Vokalis bersuara kuat itu diduga bunuh diri saat berada di rumah sendirian. Keluarga yang menemukan jasadnya kemudian menelepon polisi.

“Beberapa saat setelah pukul 9 pagi, kami diberitahu aparat keamanan tentang kematian di Palos Verdes Estates. Kami merespons lokasi kejadian dan sayangnya kami harus mengonfirmasikan bahwa Chester Bennington tewas di lokasi kejadian,” ungkap kepala operasi Los Angeles County Department of Medical Examiner Brian Elias kepada Rolling Stone.

Kematian Chester ini tentu saja membuat kaget para teman-temannya, terutama rekannya di Linkin Park. Apalagi, dia tewas hanya sepekan sebelum band itu bakal memulai tur di Amerika Serikat (AS) pada 27 Juli di Mansfield, Massachusetts. Kematiannya juga terjadi pada hari yang sama ketika Linkin Park merilis video musik Talking to Myself.

Chester yang menikah dua kali dan memiliki enam anak adalah teman dekat mendiang vokalis Soundgarden, Chris Cornell, yang juga tewas bunuh diri di Detroit pada Mei lalu. Fans mencatat kematian Chester terjadi tepat pada hari ketika Chris seharusnya berulang tahun ke-53.

“Ketika saya merasa hati saya tidak bisa sakit lagi,” tulis istri Chris, Vicky, di Twitter saat mendengar kematian Chester.

Chester diketahui memiliki sejarah penyalahgunaan alkohol dan narkoba. Dia kali pertama mengungkapkan masa lalu tentang perjuangannya mengatasi masalah itu ketika Linkin Park mulai tenar pada 2000 dengan album terlaris mereka Hybrid Theory dan kemudian menjadi salah satu band alternatif paling kondang di generasi mereka. Album terbaru mereka, One More Light, dirilis pada Mei lalu dan Linkin Park telah menggelar tur di Amerika Selatan dan Eropa hingga dua pekan lalu.

Chester mengawali karier musiknya sebagai voklais di Sean Dowdell and Friends. Dia dan Sean kemudian membentuk band baru beraliran post-grunge dengan nama Grey Daze. Band itu sempat merilis 3 album pada 1993, 1994 dan 1997. Pada 1998, Chester meninggalkan band tersebut.

Saat itulah, Chester kemudian frustrasi. Dia hampir meninggalkan karier musiknya karena tak kunjung menemukan band baru. Namun, Jeff Blue wakil pimpinan A&R di Zomba Music Los Angeles, menawarkan audisi sebagai vokalis untuk sebuah band bernama Xero yang kemudian dirubah namanya menjadi Linkin Park. Setelah sukses menjalani audisi, Chester yang kala itu bekerja di sebuah perusahaan digital segera meninggalkan pekerjaannya dan membawa keluarganya pindah ke California.

Dibalik Meninggalnya Chester Ini, Ada 4 Fakta Mengejutkan Terungkap!

1. Chester Meninggal Saat Linkin Park Rilis Video Klip Baru

Selain mengejutkan banyak fans dan para penggemar musik, kematian sosok Chester ini dirasa begitu aneh. Bagaimana tidak? Chester memutuskan mengela nafas terakhirnya bertepatan dengan perilisan video klip terbaru Linkin Park di Youtube. Ya, beberapa saat setelah perilisan video klip bertajuk “Talking To Myself”, Kabar Chester yang memutuskan untuk meregangkan nyawanya ini meledak di media massa!

Berikut adalah video klip yang dimaksud:

Video klip yang dirilis pada tanggal 20 Juli 2017 ini masih menempatkan sosok Chester sebagai jualan utama dari lagu tersebut. Karena kabar meninggalnya Chester ini, kolom komentar video klip ini dipenuhi dengan komentar bela sungkawa dari netizen. Akun Ironman Fanboy misalnya yang menulis “In the end. It doesn’t even matter. He tried so hard but didn’t get so far. Sad! RIP Legend!”. Hal senada juga disampaikan akun Eric the punisher edm-nrm yang menulis “RIP CHESTER WE WILL MISS YOU”

2. Sempat Berikan Pesan Super Galau Saat Tahu Temannya Bunuh Diri

Dibalik kematiannya ini, terungkap pula sebuah fakta mengejutkan. Hal ini bisa dilihat dalam unggahannya beberapa waktu lalu saat rekannya Chris Cornell yang juga seorang vokalis meninggal dunia. Seperti yang banyak orang ketahui, Chris Cornell, vokalis Soundgarden dan Audioslave ini meninggal pada 17 Mei lalu.

Sama seperti halnya Chester, Chris meninggal karena bunuh diri.Chester pun tampak begitu terpukul dan merasa depresi mendengar kabar ini. Keterikatan antara keduanya ini bisa dilihat dalam unggahan Instagram surat terbuka Chester saat Chris Cornell meninggal.

Dalam unggahan tersebut, bisa terlihat Chester mengaku sulit untuk tetap terus hidup di dunia ini saat tahu Chris Cornell meninggal.

3. Meninggal di Hari yang Sama saat Chris Cornell Berulangtahun.

Lagi-lagi sebuah fakta mengejutkan bisa diungkap dari kematian Chester ini. Sosok Chris Cornell, temannya yang bunuh diri pun kembali terbawa dalam fakta ini. Seperti yang diketahui banyak orang jenazah Chester ditemukan hari Kamis sekitar pukul 9 pagi waktu setempat. Nah, kamis tersebut menjadi hari yang begitu spesial karena pada hari itulah tepat diperingatinya tanggal ulang tahun mendiang Chris Cornell yang ke-53. Apakah dugaan kematian Chester ada kaitannya dengan bunuh diri sosok Chris Cornell?

4. Unggahan Terakhir Instagram-nya jauh dari Kata Depresi.

Kabar duka ini bagi banyak fans dirasa begitu mengagetkan. Bagaimana tidak? Sosok Chester belakangan ini bisa dibilang jauh dari kata depresi. Hal ini pun bisa dilihat dalam unggahannya yang terakhir kalinya di Instagram. Dalam media sosial satu ini, tampak Chester Bennington terakhir mengunggah postingan di Instagram pada tanggal 7 Juli 2017 lalu.

Dalam unggahan tersebut, tampak Chester begitu bahagia menghibur para fans dalam sebuah konser di Birmingham, Inggris.
Hal ini bisa dilihat dalam caption unggahan tersebut. Chester pada waktu itu menulis “Birmingham, U.K. #OneMoreLight” Unggahan ini pun dipenuhi ucapan bela sungkawa dari netizen.

Akun deo_512 misalnya yang menulis “This is one of the deaths that got to me the most I hope you found peace”. Hal senada juga disampaikan akun milky. Evelyn yang menulis “We all love you,Currently crying,Such an inspiration.We love you”. Perasaan begitu kehilangan juga ditunjukkan akun olga_muravjova yang menulis “Chester, you were the amazing guy. I really regret that i did not have a chance to visit one of your concerts. Won’t have it anymore Rest in peace”

Selamat jalan Chester Bennington.