Doraemon! Kartun Yang Mengajarkan Kita Banyak Hal Penting

Doraemon adalah judul sebuah manga populer karangan Fujiko F. Fujio, yang menceritakan kehidupan seorang anak pemalas kelas 5 sekolah dasar yang bernama Nobita. Nobita didatangi oleh sebuah robot kucing bernama Doraemon yang datang dari abad ke-22. Dia dikirim untuk menolong Nobita agar kelak keturunan Nobita dapat menikmati kesuksesannya daripada harus menderita utang finansial.

Dengan bantuan kantong ajaib Doraemon, semua peralatan ajaibnya dapat membantu Nobita di situasi sesulit apapun. Seiring berjalannya manga Doraemon, pihak dari pengarang pun mengeluarkan film kartun animasinya. Film ini pun pertama kali tayang di Indonesia pada tanggal 19 Agustus 1962. Kemudian kartun ini berpindah ke RCTI, SCTV dan Indosiar hingga akhirnya kembali ke RCTI pada tanggal 10 November 1996 hingga sekarang.

Meski sepintas kartun Doraemon memberi kita semua hiburan, sebenarnya kartun ini banyak mengajarkan kita hal-hal yang sangat berharga loh! Mau tau apa saja? Yuk scroll ke bawah.

1. Doraemon mengajarkan jangan terlalu bergantung pada orang lain

Di film kartun, mungkin Doraemon kita lihat selalu ada buat Nobita. Tapi tahukah kamu, kalau sebenarnya Doraemon juga mengajarkan kita untuk tidak selalu bergantung terhadap orang lain. Karena disaat kamu hanya mengandalkan orang lain, maka kamu tidak akan mengetahui sejauh mana potensi dan kualitas yang ada pada dirimu sendiri.

2. Doraemon mengajarkan kita arti persahabatan sesungguhnya

Seperti yang kita tonton, Doraemon adalah robot yang sangat setia dan sayang pada Nobita. Doraemon selalu ada buat Nobita disaat kapanpun bahkan disaat Nobita sedih atau kesepian sekalipun.

3. Untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, berjuanglah

Ketika masih muda, tentunya banyak hal yang kamu inginkan. Namun untuk mencapainya, pastinya tidak akan segampang yang dipikirkan. Untuk itu tetaplah berjuang dalam menghadapi segala kepanikan yang muncul yang dapat menghambatmu.

4. Doraemon mengajari kita untuk tidak memamerkan apa yang kita punya

Ketika memiliki sesuatu yang baru, janganlah semuanya dipamerkan. Tentu tidak ada untungnya memamerkan apa yang dipunya. Hal ini bisa dilihat dari Suneo yang selalu kehilangan barangnya dan juga rusak sesudah dipamer.

5. Batasi candaan yang terlalu berlebihan dengan siapapun

Giant merupakan kawan Nobita yang paling usil. Meskipun sebenarnya dia bermaksud hanya untuk bercanda, candaannya selalu berlebihan dan menyusahkan orang lain. Begitu dengan kehidupan ini, kita boleh saja bercanda dengan siapapun, tapi jangan berlebihan ya sob.

6. Doraemon mengajarkan kita untuk selalu berjuang dalam mencintai seseorang

Dalam cerita Doraemon, Nobita selalu mengejar Shizuka. Sayangnya, Shizuka tidak membalas perasaan Nobita meskipun dia selalu mengejarnya. Namun, Nobita tidak pernah menyerah dan selalu mengejar cintanya. Nah, begitu juga dengan kamu ya! Kejarlah apa yang kamu cinta sekalipun belum direspon.

7. Setiap masalah pasti ada jalan keluarnya

Nobita selalu mempunyai masalah, dia juga selalu saja panik dan bersedih dalam menghadapinya. Disaat seperti itu, Doraemon yang selalu memberinya jalan keluar. Begitu juga dengan kita, tenang dulu, barulah berpikir untuk menyelesaikannya.

8. Tidak ada gunanya sombong

Suneo merupakan karakter paling sombong karena dia paling kaya diantara semua teman-temannya. Sialnya, kesombongannya malah membuat dia dibenci oleh teman-temannya. Begitu juga dalam kehidupan nyata, janganlah bersifat sombong karena kamu akan dijauhin orang sekitarmu kelaknya.

9. Jangan menganggap sepele sama kewajibanmu

Nobita merupakan siswa kelas 5 sekolah dasar yang selalu malas dalam mengerjakan tugas sekolahnya. Alhasil, dia selalu distrap guru di depan kelas. Ini menjadi pelajaran kita untuk selalu menyelesaikan kewajiban kita, baik itu tugas sekolah, kuliah atau kerja. Sekalipun kamu menganggap itu membosankan, tentunya tugas itu akan mempertajam pengetahuan dan kemampuanmu.

10. Jangan pernah membentak orangtua

Kartun Doraemon selalu mengajarkan kita untuk taat dan sopan kepada orang tua. Janganlah membentak mereka seperti Nobita yang pernah membentak ibunya. Tanpa nobita sadari, ibunya selalu sedih. Sama halnya dengan kehidupan nyata, saat kamu membentak orang tua, tanpa kamu sadari, mereka akan sedih dan sakit hati.