Deretan Phobia Yang Dapat Menyebabkan Kematian Bagi Penderitanya

Memiliki ketakutan akan sesuatu merupakan hal yang wajar. Namun jangan sampai ketakutan yang Anda alami menjadi sesuatu yang berlebih dan berubah menjadi sebuah phobia. Ada banyak jenis gangguan phobia, mulai dari yang ringan, aneh dan terdengar konyol sampai yang benar-benar fatal dan berpotensi merusak kualitas hidup penderitanya.

Jenis – Jenis Phobia

Phobia merupakan gangguan psikologis yang ditandai dengan munculnya rasa takut atau ketakutan berlebih pada suatu hal atau fenomena. Ketakutan yang terjadi bersifat rasional dan tidak masuk akal. Dikatakan tidak masuk akal karena subjek phobia (sumber ketakutan) sebenarnya bukanlah hal yang menakutkan seperti yang dirasakan oleh penderita phobia. Hanya saja penderita phobia melihat subjek phobia sebagai hal yang menakutkan dan mengancam. Di artikel ini akan kita bahasa jenis-jenis phobia yang bersifat sangat fatal, dengan kata lain jenis-jenis phobia yang bersifat fundamental dan berpotensi merusak kualitas hidup penderitanya hingga ke taraf ekstrim.

Phobia Spesifik

Jenis phobia ini lebih mengarah pada phobia yang dikarenakan objek atau situasi tertentu. Phobia ini biasanya dimulai dari masa kanak-kanak atau remaja dan bisa berkurang tingkat keparahannya seiring dengan bertambahnya umur

Phobia Kompleks

Jenis phobia ini biasanya memberi efek yang lebih parah terhadap kehidupan sehari-hari jika dibandingkan dengan fobia spesifik. Cenderung berkembang saat penderita sudah berusia dewasa, phobia kompleks merupakan rasa takut yang berasal dari kecemasan terhadap situasi atau keadaan tertentu.

Phobia Yang Bersifat Fatal

A. Heliophobia

Heliophobia merupakan sebuah phobia, yang mengakibatkan pengidapnya mengalami ketakutan yang berlebihan terhadap sinar matahari. Ketakutan ini bahkan dapat menimbulkan sebuah delusi, dimana pengidap Heliophobia akan merasakan sensasi seolah terbakar pada kulitnya, saat kulit mereka terkena sinar matahari. Hal ini membuat pengidap Heliophobia, selalu dilanda kegelisahan saat akan terkena sinar matahari langsung.

Hal ini mengakibatkan pengidap Heliophobia atau yang biasa disebut Heliophobes, akan sebisa mungkin menghindari sinar matahari. Akibatnya mereka akan mengalami kekurangan vitamin D, yang sebagian besar di dapat dari sinar matahari. Vitamin D sendiri dalam tubuh kita, berguna untuk mengatur kalsium dalam tulang dan menjaga tulang tetap sehat. Kekurangan Vitamin D, selain tak baik bagi tulang juga akan meningkatkan risiko Rakhitis, Kanker atau penyakit lain yang bahkan bisa mengakibatkan kematian.

B. Ambulophobia

Ambulophobia adalah rasa takut untuk berdiri atau berjalan. Penderita phobia ini pastilah tidak dapat menjalani hidupnya secara normal. Untuk berdiri dan berjalan saja mereka takut, bagaimana mau bepergian keluar. Walaupun bisa memakai kursi roda, tapi itu juga tidak efisien. Penderita phobia yang satu ini, tidak akan bisa menghindari berhadapan dengan rasa takutnya setiap hari. Gejala dari Ambulophobia ini bermacam-macam, bisa berkeringat, pusing, mual, rentang nafas pendek, gemetar, bahkan sampai panik. Nah, penyebab dari phobia ini, kalau ditelusuri bisa karena pengalaman cidera pada kaki, radang sendi, atau masalah medis lainnya, yang menyebabkan penderitanya merasa sakit saat berjalan.

C. Somniphobia

Somniphobia dapat mengakibatkan pengidapnya mengalami ketakutan akan kehilangan kontrol atas tubuh saat mereka tertidur. Kondisi ini juga menimbulkan terjadinya mimpi buruk yang terus berulang. Akibatnya pengidap Somniphobia, menjadi takut untuk tertidur dan sebisa mungkin berusaha tetap terjaga. Hal inilah yang secara perlahan, dapat membunuh pengidap Somniphobia.

Seperti yang kita tahu bahwa saat tidur tubuh manusia memulai proses pemulihan diri, dengan memproduksi berbagai hornon imunitas, yang berfungsi untuk meregenerasi segala jaringan tubuh yang mengalami kerusakan. Tanpa tidur yang cukup, tubuh manusia tak akan dapat memulihkan kerusakan, yang ada dalam tubuhnya.

Sedangkan seorang pendidap Somniphobia, bahkan bisa tidak memejamkan mata sama sekali, selama beberapa hari lamanya. Hal ini secara perlaham, akan menimbulkan masalah kesehatan serius, yang diantaranya adalah Tekanan Darah Tinggi, Sakit Jantung dan Stroke, yang pada akhirnya akan berujung ada kematian.

D. Philophobia

Philophobia tampaknya adalah phobiayang sangat kejam, yaitu takut jatuh cinta. Biasanya fobia ini terjadi karena di masa lalu seseorang itu pernah mengalami hubungan yang rusak, yang akhirnya berujung pada ketakutan berlebih untuk patah hati lagi. Pada orang-orang normal, kejadian ini biasanya memang meninggalkan trauma dan merasa tak ingin lagi menjalin hubungan. Namun lambat laun bisanya orang normal tersebut mulai melupakannya dan bangkit kembali seiring waktu. Namun berbeda dengan penderita philophobia, mereka akan selamanya menghindari mencari pasangan, bahkan situasinya bisa bertambah parah hingga menghindari kontak dengan semua manusia.

E. Pantophobia

Phobia yang satu ini, bisa dibilang sebagai phobia yang paling merepotkan, bila diderita oleh seseorang. Karena pengidap Pantophobia, akan takut pada apapun, yang berada di sekitarnya. Kondisi ini membuat pengidap Pantophobia, akan merasakan ketakutan luar biasa yang mengakibatkan serangan panik, detak jantung yang meningkat, keringat dingin dan bahkan kesulitan berbicara.

Dalam beberapa kasus yang ekstrim, beberapa penderita Pantophobia, bahkan bisa sampai kehilangan kesadaran. Phobia ini mengakibatkan rasa takut yang datang terus menerus dan membuat pengidapnya mengalami halusinasi tentang sesuatu yang jahat dan kejam, yang sedang mengintainya meski pun hal tersebut kadang tak bisa di ketahui sumbernya. Mirisnya sekitar 60 persen penderita Pantophobia akhirnya bunuh diri, karena tak tahan dengan delusi yang dialaminya.

Itulah ulasan mengenai Phobia paling berbahaya, yang bahkan dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya. Semoga informasi tersebut bermanfaat serta dapat menambah wawasan Anda sekalian.