Inilah 7 Bagian Tubuh Yang Dianggap Tidak Berguna

Manusia merupakan makhluk ciptaan yang sempurna dengan perlengkapan berupa organ-organ tubuh yang mendukung proses hidup. Namun beberapa teori dan penelitian mengemukakan bahwa ada organ-organ yang melekat pada tubuh dianggap tidak penting. Itu adalah struktur-struktur vestigial yang dipandang oleh Charles Darwin sebagai organ yang tidak berguna dari bagian tubuh manusia. Charles Darwin merupakan ilmuwan pengemuka teori evolusi yang mengatakan bahwa manusia berasal dari kera yang mengalmi Evolusi. Sebuah kontroversi masih berlangsung sampai hari ini yaitu struktur-struktur vestigial yang dipandang oleh Charles Darwin sebagai organ yang tidak berguna dari bagian tubuh manusia, sebagai bukti dari teori evolusinya.

Berikut ini adalah beberapa organ tubuh manusia yang dianggap sudah tidak memiliki fungsi :

1. Usus Buntu

Organ ini adalah struktur vestigial dalam tubuh manusia yang paling terkenal. Untuk kelompok mamalia lainnya, usus buntu masih digunakan. Namun Darwin percaya bahwa organ ini tidak lagi terpakai. Dia percaya bahwa dahulu organ ini digunakan oleh hewan primata untuk mencerna makanan yang berasal dari tumbuhan. Namun ternyata ilmuwan lain tidak langsung mempercayai teori Darwin dan percaya bahwa organ ini masih memiliki fungsi. Kemajuan teknologi ternyata telah membantah teori Darwin, telah diketahui bahwa fungsi dari organ ini adalah sebagai salah satu sistem kekebalan tubuh. Di dalam usus buntu, terdapat kelenjar limfoid yang berguna untuk sekresi immunoglobulin.

2. Tulang Ekor

Darwin juga menganggap bahwa organ ini hanyalah bukti dari evolusi yang dialami oleh manusia sehingga menganggap bahwa organ ini tidak lagi berguna. Meski begitu, beberapa ilmuwan percaya bahwa tulang ekor berguna untuk menopang organ panggul serta menghubungkan beberapa otot kaki. Namun sebagian ilmuwan juga percaya bahwa pemindahan tulang ekor tidak akan memberi dampak apa-apa kepada hidup pemiliknya. Kemajuan ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa fungsi tulang ekor adalah untuk menyangga tulang panggul, serta menjadi titik pertemuan dari beberapa otot kecil. Tulang ini juga akan memastikan bahwa pemiliknya bisa duduk dengan nyaman.

3. Puting Pria

Puting susu pada pria juga dianggap organ yang tidak penting. Pada wanita, puting payudara terkait hormon estrogen yang bisa merangsang hubungan intim. Tapi menurut Anthony Weinhaus, Ph.D Direktur utama program anatomi manusia di University of Minnesota mengatakan bahwa puting pria hanya ornamen dada. Puting pada pria juga tidak memiliki tujuan yang jelas. Namun mereka tidak memiliki asal yang sama sebagaimana tulang punggung. Sebenarnya, jaringan payudara dan puting dibentuk dalam tahap evolusioner awal janin, ketika jenis kelamin calon bayi belum ditentukan.

4. Gigi Bungsu

Gigi bungsu adalah salah satu struktur vestigial dari tubuh manusia. Kadang-kadang, gigi ini tidak tumbuh sama sekali dan terus tetap dalam tulang rahang selama hayat pemilik. Mereka jelas vestigial, karena mereka tidak berguna ketika makan. Manusia biasanya tidak mengunyah dengan menggunakan gigi bungsu ini karena mereka terlalu jauh ke belakang dalam mulut kita. Gigi bungsi ini dianggap membuktikan bahwa manusia berevolusi dari primata yang memiliki mulut jauh lebih besar dan mampu menggunakan gigi-gigi ini.

Banyak dokter gigi yang terpengaruh pernyataan evolusionis bahwa gigi bungsu tidak berfungsi, telah berpandangan bahwa pencabutan gigi bungsu sesuatu yang biasa dan mereka tidak melakukan usaha pemeliharaan yang sama padanya seperti pada gigi yang lain. Akan tetapi penelitian di tahun-tahun terakhir menunjukkan, gigi bungsu memiliki fungsi mengunyah, sama seperti gigi lain. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa anggapan “gigi bungsu mengganggu posisi gigi lain” adalah sama sekali tak beralasan. Faktanya kesepakatan ilmiah menyatakan bahwa gigi geraham bungsu berfungsi mengunyah, sama dengangigi lain dan tidak ada pembenaran ilmiah yang mendukung keyakinan bahwa gigi geraham bungsu tidak memiliki kegunaan.

5. Amandel

Selama bertahun-tahun, amandel dianggap sama sekali tidak berguna dan segera disingkirkan tanpa berpikir dua kali, jika mereka sering terinfeksi. Namun, saat ini kita tahu bahwa amandel memang memiliki peran, karena mereka menghentikan bakteri sebelum berhasil masuk ke tubuh, sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh kita. Namun fakta ini tidak mengecualikan mereka, dari daftar organ vestigial tubuh kita. Seperti yang dijelaskan di atas, struktur vestigial adalah organ yang kehilangan peran utama mereka, meskipun mungkin masih menyimpan peran sekunder atau kecil dalam organisme, sehingga amandel juga termasuk.

6. Daun Telinga

Hanya dimiliki oleh sekitar 10% populasi, Darwin’s Point atau disebut juga Darwin’s Tubercle adalah kondisi telinga bawaan yang dikatakan menunjukkan tanda-tanda evolusi kita. Ditandakan dengan bagian telinga yang lebih tebal pada ujung luar atas daun telinga. Sebagaimana namanya, bagian tubuh ini dipublikasikan oleh Charles Darwin sebagai pertanda keberadaan bagian tubuh tidak berguna (vestigial) yang menjadi bukti evolusi dari primata. Hingga sekarang tidak diketahui apa tepatnya kegunaan dari Darwin’s Point selain dari memang salah satu bagian tubuh yang tidak berguna.

7. Jari Kelingking Kaki

Beberapa orang menganggap bahwa jari kelima adalah mutlak penting untuk keseimbangan kita, sementara yang lain percaya bahwa kelingking kaki adalah salah satu struktur vestigial tubuh kita, karena kelingking kaki hanya berguna saat memanjat, berayun dan mencengkeram dan tidak mempengaruhi keseimbangan

Kajian ilmiah tentang ketidakgunaan organ-organ diatas layaknya terus dilakukan. Pasalnya, Tuhan tidak mungkin menciptakan sesuatu atas kesia-siaan. Semoga menambah wawasan anda ya.