Panu, Penyebab Dan Pantangannya

Gangguan penyakit kulit yang menyerang seringkali menjadi masalah yang menakutkan. Betapa tidak, keberadaannya yang menyerang bagian terluar pada tubuh ini, seringkali membuat orang yang mengalami masalah kulit tidak percaya diri untuk tampil lebih terbuka. Hadirnya penyakit pada bagian kulitnya, membuat mereka akhirnya harus terpaksa menutup bagian tubuh tersebut agar sebisa mungkin luka pada kulit tidak terlihat termasuk penyakit panu. Panu ini memang termasuk jenis penyakit kulit yang mudah menular dan merusak penampilan. Penyakit kulit ini diakibatkan karena infeksi jamur di kulit seseorang.

Jamur biasanya akan tumbuh karena adanya kelembaban pada bagian kulit Anda, Penyakit Panu dalam dunia kedoteran disebut Tinea Vesicolor atau Pityriasis Versicolor yang merupakan penyakit kulit yang disebabkan Jamur (candida). timbulnya jamur ini karna kelembaban kulit yang sangat tinggi ini akan menjadi lingkungan pertumbuhan yang sangat efektif bagi jamur untuk tumbuh dan berkembang biak.

Kelembaban kulit ini disebabkan oleh kebersihan yang kurang terjaga dengan baik. Apabila Anda memiliki masalah kulit ini maka Anda memerlukan cara menghilangkan panu di wajah maupun tubuh secara cepat dan alami serta efektif. Tapi apa sebenarnya penyebab panu, dan apakah kita bisa mencegah panu supaya tidak muncul lagi? Simak selengkapnya di bawah ini.

Penyebab panu

Setiap orang termasuk Anda memiliki potensi yang sama untuk mengalami panu. Baik perempuan maupun laki-laki, pasti sangat tidak mengharapkan munculnya penyakit ini. Selain mengurangi rasa percaya diri karena penyakit ini dapat timbul di area kulit yang dapat terlihat, besar kemungkinannya Anda dijauhi oleh teman-teman Anda, karena panu cukup terkenal dapat menular dari orang satu ke orang yang lain. Tentu Anda tidak ingin hal ini terjadi bukan?.

Penyebab penyakit panu adalah jamur Malassezia furfur. Jamur ini secara normal banyak ditemukan pada kulit manusia, terutama pada remaja dan orang dewasa, dan pada umumnya jamur ini tidak menyebabkan masalah kesehatan, namun pada sebagian kecil orang, jamur ini dapat berkembang biak dengan cepat dan menimbulkan iritasi pada kulit penderitanya.

Jamur jenis ini diduga hidup dan terdapat pada kulit 9 dari 10 orang dewasa. Lantas demikian, mengapa Malassezia dapat menimbulkan panu? Diduga kulit mulai teriritasi ketika jamur ini mulai berkembang biak dengan cukup pesat. Ada beberapa faktor risiko yang diduga merupakan faktor yang dapat menyebabkan jamur Malassezia furfur dapat berkembangbiak dengan cepat pada sebagian kecil orang yaitu:

  • Usia remaja atau dewasa muda.
  • kulit yang mengeluarkan banyak minyak.
  • keringat yang berlebihan.
  • lingkungan yang panas dan lembab.
  • penurunan kekebalan tubuh.

Banyak orang menganggap bahwa orang-orang yang menderita panu seringkali dianggap kurang piawai dalam menjaga kebersihan tubuhnya sehingga masalah jamur bisa menyerang dengan mudah. Akan tetapi, sadari anggapan ini tidaklah benar. Penyakit panu tidaklah terkait dengan tingkat kebersihan yang buruk dan bukanlah sebagai penyakit yang menular.

Untuk itu, sampai saat ini belum bisa dijelaskan dengan pasti mengapa jamur Malassezia furfur dapat berkembang biak dengan pesat pada beberapa orang, sementara pada sebagian orang tidak terjadi. Pada bagian kulit yang terserang panu biasanya terdapat sisik halus yang menutupinya. Bagian-bagian yang sering diserang panu yaitu:

1. Kulit kepala
2. Lipatan lengan
3. Leher
4. Wajah
5. Tangan
6. Punggung

Penyakit panu tergolong penyakit yang cukup ringan namun dapat berisiko jika pada saat terasa gatal sering digaruk, maka sebagai upaya penyembuhan untuk menahan rasa gatal.

Beberapa kebiasaan pemicu terjadinya kepanuan misalnya dengan menjauhi pola hidup yang tidak teratur dan kurang bersih.

Bercak akibat panu dapat semakin meluas, karena infeksi jamur yang meluas pula. Meskipun faktor kebersihan seringkali menjadi penyebab utama timbulnya panu namun banyak pula faktor lain seperti udara panas dan lembab, yang mana kondisi ini akan memicu tumbuhnya jamur semakin cepat dan banyak. Kehamilan dan konsumsi pil KB juga bisa menyebabkan infeksi jamur pada kulit, termasuk candidiasis.

Selain itu, faktor genetik dan penggunaan obat dalam golongan steroid atau anti-inflamasi bisa menjadi faktor penyebab timbulnya panu. Faktor seperti, udara, genetik dan penggunaan obat ini merupakan faktor pemicu yang sangat mungkin terjadi meskipun orang tersebut merupakan orang yang menjaga kebersihan dan higienis.

Sangat penting memastikan apakah rasa gatal dalam jangka waktu lama merupakan alergi atau panu. Sebab, bila terserang panu namun mengkonsumsi obat jenis steroid, justru akan terjadi kontra indikasi yang menyebabkan jamur semakin meluas. Sebaiknya, bila mengalami panu dan alergi, ada baiknya mengobati infeksi jamurnya terlebih dulu, baru alerginya. Perhatikan pula, faktor pemicu lainnya seperti udara atau genetik.

Pantangan Dari Panu

Penyakit panu tergolong penyakit yang cukup ringan namun dapat berisiko jika pada saat terasa gatal sering digaruk, maka sebagai upaya penyembuhan untuk menahan rasa gatal. Beberapa kebiasaan pemicu terjadinya kepanuan misalnya dengan menjauhi pola hidup yang tidak teratur dan kurang bersih.

Pantangan terbesar dari seseorang yang sering malas adalah dengan mengubah kebiasaan malas menjadi rajin seperti pada kasus panu, seseorang perlu memulai hidup bersih, membersihkan badan, pakaian atau tempat tidur.

Penyakit Panu juga dapat menular melalui benda-benda yang sering bersentuhan dengan kulit seperti handuk atau pakaian. Pantangan lain adalah memperhatikan dengan teliti kondisi cuaca yang terpapar langsung pada kulit, menghindari cuaca yang tinggi kelembaban dan atau cuaca yang sangat panas.

Cara Menghilangkan Panu

Cara untuk menghilangkan panu bisa menggunakan obat-obatan yang dijual bebas di apotik, sekarang sudah banyak salep untuk panu. Atau Anda juga dapat memilih menggunakan obat-obatan alami, cara ini juga dapat Anda gunakan. Terserah Anda lebih menyukai yang mana, walaupun memang kami sarankan bagi Anda untuk menggunakan pengobatan alami atau herbal. Sekarang mari kita lihat ada obat herbal apa saja yang dapat digunakan untuk menghilangkan panu dengan efektif, dan supaya panu tak kembali menginfeksi lagi.

1. Jeruk Nipis

Bahan terakhir adalah jeruk nipis, bukan lemon. Pasti Anda tahu kalau jeruk nipis memang ahli dalam hal kesehatan dan kecantikan, salah satunya menghilangkan panu secara efektif. Potong beberapa buah jeruk nipis, lalu haluskan belerang. Campurkan jeruk nipis pada halusan belerang dan oles pada bagian kulit yang tertempeli panu. Rutin melakukan perawatan ini bisa menghilangkan jamur penyebab panu juga, tetapi butuh proses yang cukup memakan waktu, Anda sabar saja. Setelah panu Anda hilang dengan cara menghilangkan panu di atas, upayakan bahwa Anda terus memperhatikan kondisi kesehatan kulit, jangan pernah sepelekan hal-hal kecil. Sebagai contoh, mandi setiap kali habis olahraga, cuci bersih tubuh pakai sabun antikuman jika Anda terguyur air hujan, dsb.

2. Bawang Putih

Bawang putih merupakan bahan yang sering ditemui di pasar. Bahan ini sering digunakan untuk campuran dalam memasak berbagai sayur. Walaupun demikian, bawang putih juga dapat digunakan untuk mengobati panu. Caranya yaitu mudah sekali, siapkan 1 siung bawah putih kemudian potong menjadi 2 menggunakan pisau. Setelah dipotong, oleskan potongan bawang putih pada bagian kulit yang terkena penyakit panu. Potongan bawang putih ini biasanya terdapat getah. Getah itulah yang dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit ini. Lakukan hal ini secara rutin setiap pagi setelah selesai mandi dan malam hari ketika mau tidur.

3. Lengkuas

Cara memakai lengkuas untuk menghilangkan panu yaitu parut beberapa lengkuas. Parutlah sampai halus, sesudahnya peras kemudian ambil air perasan lengkuas tersebut. Sesudahnya Anda dapat menggunakan air perasan lengkuas untuk dioleskan pada daerah tubuh yang terserang panu. Anda dapat melakukan cara alami ini dengan rutin dan teratur, lakukan sesudah mandi hingga panu benar-benar hilang dan kulit Anda kembali sehat.

4. Belerang

Belerang memang sudah terkenal sejak lama akan kemampuan alaminya untuk menyembuhkan berbagai gangguan kulit, termasuk panu. Belerang mempunyai kandungan mineral yang memang terbukti ampuh untuk membunuh jamur. Jamur tersebut juga termasuk jamur yang menjadi biang kerok penyakit panu. Anda bisa sediakan belerang secukupnya, lalu tumbuk belerang tersebut hingga halus. Sesudahnya Anda campurkan tumbukan belerang dengan air perasan dari jeruk nipis segar, kemudian masukkan minyak kelapa. Anda dapat menggunakan campuran tersebut di daerah kulit yang terserang penyakit panu. Cara ini bisa Anda lakukan rutin sekitar 2 hingga 3 kali per hari hingga penyakit panu benar-benar menghilang dengan sempurna.

5. Getah Daun Jarak

Cara selanjutnya untuk menghilangkan panu adalah dengan memanfaatkan getah daun jarak. Caranya, gosokkan terlebih dahulu daun jarak pada bagian kulit yang terkena panu, selanjutnya anda dapat mengoleskan getah daun jarak pada bagian panu tersebut.

Cara Mencegah Penyakit Panu

Sebagai saran untuk pencegahan panu yang disebabkan oleh faktor dari luar, ada baiknya selalu memperhatikan kebersihan diri. Sebaiknya, mengganti handuk dan mengeringkan handuk setelah digunakan. Handuk basah akan memicu tumbuhnya jamur dan saat digunakan, tentunya jamur akan menempel pada kulit.

Jika jamur yang tumbuh di kulit Anda sudah sangat banyak maka kulit yang berubah karena jamur ini akan lebih luas. Kalaui sudah begini, ada baiknya Anda pergi ke dokter, karena Anda akan mendapatkan obat yang langsung digunakan pada kulit Anda untuk perawatan dengan tujuan mengendalikan tumbuhnya jamur.

Jika panu sudah sangat tebal biasanya Anda akan diberikan obat minum untuk membasmi jamur di kulit.Untuk Anda yang tidak berharap terkena penyakit kulit ini, ada baiknya Anda memperhatikan tips berikut ini. Hal ini juga dapat diterapkan untuk Anda yang sudah sembuh dan berharap panu tidak datang kembali.

  • Hindari menggunakan produk kulit yang mengandung minyak.
  • Kurangi ekspos terhadap sinar matahari. Jika sinar matahari tidak dapat dihindari, pertimbangkan untuk menggunakan sampo anti jamur setiap hari selama beberapa hari sebelum paparan sinar matahari.
  • Memakai tabir surya setiap hari.
  • Gunakan formula yang tidak mengandung minyak dengan minimal SPF 30.
  • Jangan memakai pakaian yang ketat, seperi celana jeans, dan sebagainya. Kenakan kain berpori-pori, seperti katun, untuk mengurangi keringat dan lembab.
  • Hal yang paling penting untuk menghindari penyakit panu adalah menjaga kebersihan diri Anda sendiri.

Itulah tadi tentang penyakit panu, cara pencegahan, dan cara mengobati penyakit panu yang saya tulis secara lengkap untuk menambah wawasan kita bersama. Badan yang sehat adalah dambaan semua orang karena dengan memiliki badan yang sehat, jiwa kita juga akan semakin kuat dan sehat. Semoga penjelasan ini bermanfaat untuk anda dan kita semua.