Penyebab Benjolan Di Leher Dan Cara Mengatasinya

Leher yang menjadi tumpuan kepala kita ini terkadang mempunyai berbagai gangguan atau mengalami masalah tertentu. Salah satu contohnya adalah munculnya benjolan di leher. Munculnya sesuatu yang tidak lazim pada tubuh pastinya membuat seseorang menjadi takut dan khawatir, baik itu terasa sakit atau tidak, keras atau lembek pasti membuat seseorang menjadi sangat cemas.

Hal ini karena kebanyakan penderita tidak mengetahui apa yang menyebabkan munculnya benjolan tersebut dan apakah benjolan tersebut berbahaya atau tidak. Lalu, apa sebenarnya benjolan yang ada di leher manusia ini?  Apakah penyebab yang menimbulkan benjolan tersebut? Dan apakah benjolan tersebut menjadi tanda suatu penyakit tertentu? pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya.

Penyebab Benjolan

Timbul benjolan ini memang sering kali dikaitkan dengan adanya masalah kesehatan pada kelenjar getah bening di leher kita. Pendapat ini tidak sepenuhnya salah, kelenjar getah bening merupakan salah satu organ berukuran kecil seperti kacang yang memegang peranan penting dalam sistem pertahanan tubuh kita. Kelenjar getah bening tersebar di seluruh tubuh kita termasuk di leher dan merupakan tempat sel darah putih yang bertugas melindungi tubuh dari infeksi dan proses imun lainnya.

Penelitian yang dilakukan selama beberapa tahun terakhir, ternyata penyebab benjolan di leher juga berkaitan dengan bakteri dan berbagai penyakit bisa menimbulkan benjolan pada leher. Terdapat berbagai kondisi kesehatan yang dapat menjadi penyebab timbulnya benjolan di leher sebelah kiri ataupun sebelah kanan.

Tempat asal benjolan merupakan informasi penting dalam menentukan apa penyebabnya. Karena ada banyak otot, jaringan dan organ di sekitar leher, maka ada banyak tempat benjolan bisa muncul. Karena leher memiliki banyak jaringan dan organ penting, seperti otot, kelenjar lemak, getah bening, tiroid dan lain-lain, sehingga ada beberapa kemungkinan penyebab. Bagian-bagian leher yang dimaksud antara lain:

  • Trakea ( Pipa Udara )
  • Laring ( Kotak Suara )
  • Kelenjar Getah Bening
  • Kelenjar Tiroid ( Jakun)
  • Kelenjar Paratiroid ( Kelenjar Kecil Yang Terletak Di Atas Kelenjar Tiroid )
  • Saraf Laring Recuren ( Saraf Dalam Pita Suara )
  • Otot Leher
  • Tulang Belakang
  • Saraf Simpatis Dan Parasimpatis
  • Pleksus Brakialis ( Serangkaian Saraf Untuk Otot Trapezius )
  • Kelenjar Ludah ( Kelenjar Parotis )
  • Arteri dan Vena

1. Radang Tekak

Penyebab benjolan di leher salah satunya adalah penyakit faringitis yang disebabkan oleh bakteri tertentu. Penyakit yang kerap menimbulkan rasa sakit di tenggorokkan ini biasa disebabkan oleh bakteri berjenis streptococcus. Faringitis alias radang tekak merupakan kondisi di mana jaringan tisu mau pun struktur di bagian faring atau tenggorokkan mengalami infeksi dan peradangan.

2. Kelenjar Tiroid

Kelenjar yang bentuknya mirip kupu-kupu ini berada di leher dan tepat di depan tenggorokan anda. Kelenjar tiroid biasanya tidak terlihat, tapi karena beberapa sebab, kelenjar dapat membengkak dan menimbulkan benjolan di leher yang kerap disebut gondok. Pembengkakan ini bisa disebabkan oleh banyak hal seperti kekurangan yodium, kelenjar terlalu atau kurang aktif dan kanker tiroid.

3. Adanya Kanker

Benjolan di leher bisa menjadi pertanda bahwa anda mengidap kanker mulut, tenggorok, pita suara. Selain itu, benjolan di leher juga bisa menjadi leukimia (kanker darah putih), kanker payudara atau kanker paru-paru. Anda berisiko tinggi memiliki benjolan yang bersifat kanker jika menjalani gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.

4. Kelenjar Ludah

Penyebab timbulnya benjolan di leher kiri ataupun kanan berikutnya berasal dari kelenjar ludah (kelenjar parotis). Seperti pada 2 kelenjar sebelumnya, beberapa penyakit dapat menyebabkan pembesaran pada kelenjar ini dan berujung pada perasaan timbulnya benjolan pada leher anda. Kelenjar ludah ini sendiri secara normal berada di leher tepat di bawah rahang, di daerah pangkal rahang bawah dan juga di bawah lidah. Penyebab pertama dan paling sering adalah infeksi virus mumps atau yang lebih dikenal dengan istilah gondongan. Selain gondongan, pembesaran kelenjar air ludah ini juga dapat disebabkan oleh kanker kelenjar parotis.

5. Radang Amandel

Penyebab benjolan di leher yang berikutnya yaitu karena radang amandel. Amandel atau tonsil merupakan kelenjar yang berperan dalam sistem pertahanan tubuh yang aktif pada masa anak-anak. Sehingga radang amandel biasanya dialami oleh anak-anak. Berbagai faktor yang dapat menyebabkan radang amandel antara lain yaitu adanya infeksi bakteri atau virus, penurunan kekebalan tubuh, kurangnya kebersihan diri, kurang asupan cairan dan kontaminasi polusi atau zat kimia tertentu. Pada kondisi yang ringan, radang amandel ini dapat hilang sendirinya. Tetapi pada beberapa kasus, amandel harus diangkat melalui tindakan operasi.

6. Iritasi Dan Alergi

Iritasi terjadi biasanya terjadi karena pergesekan antara kulit yang satu dengan yang lain atau dapat juga terjadi karena bergesekan dengan pakaian. Iritasi ini dapat menimbulkan benjolan termasuk di bagian leher yang biasanya bentuknya kecil dan berwarna kecoklatan. Benjolan ini pada umumnya tidak menimbulkan rasa sakit dan bisa hilang dengan sendirinya.

Sedangkan benjolan yang diakibatkan karena alergi hampir sama dengan benjolan yang diakibatkan karena iritasi tetapi yang berbeda adalah faktor pencetusnya, dimana alergi dipicu oleh zat tertentu yang memberikan reaksi sensitif terhadap tubuh seseorang, baik karena makanan tertentu, suhu dingin, binatang tertentu, dan sebagainya.

7. Skin Tag Atau Pertumbuhan Kulit Berlebihan

Ini adalah kondisi ketika kulit sering bergesekan dengan kulit di bagian lain atau bergesekan dengan pakaian, sehingga kulit ditumbuhi oleh daging kecil berwarna kecokelatan mirip kutil. Kondisi ini umum terjadi, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak berbahaya dan bisa hilang dengan sendirinya. Siapa saja dapat mengalaminya, namun terutama penderita diabetes, obesitas, wanita hamil dan orang tua akan lebih umum untuk memiliki skin tag. Adanya benjolan di leher merupakan suatu kondisi yang tidak boleh dibiarkan begitu saja, perlu untuk dilakukan penanganan serta perawatan dari sekarang juga. Karena jika kondisi tersebut dibiarkan begitu saja, bisa saja dapat menyebabkan kondisi tersebut menjadi lebih buruk lagi.

8. Komplikasi Yang Disebabkan Oleh Kanker Mulut

Penyakit satu ini ternyata tidak hanya ditandai dengan munculnya benjolan pada leher. Namun, juga dapat menimbulkan sejumlah penyakit komplikasi. Bahkan, penderita dari kanker satu ini berisiko mengalami penurunan berat badan secara signifikan. Tidak hanya itu saja, penderita juga akan mengalami sakit pada telinga, terutama bagian dalam yang berhubungan dengan sistem keseimbangan tubuh. Namun, bukan tidak mungkin juga jika penderita dari kanker jenis akan mengalami radang tenggorokan yang sangat kronis. Kondisi yang demikian akan berakibat pada benjolan di leher. Sebagai tambahan informasi, ternyata jenis kanker satu ini banyak menyerang orang-orang yang gemar merokok.

Gejala Yang Menyebabkan Benjolan Di Leher

Karena benjolan di leher bisa disebabkan oleh beragam penyakit dan kondisi, maka ada beragam juga gejala yang mungkin menyertainya. Beberapa orang mungkin hanya merasakan benjolan tanpa disertai gejala lain. Sedangkan, beberapa orang lainnya akan mengalami gejala-gejala lain, seperti dibawah ini

  • Benjolan terasa keras
  • Kelenjer membesar tanpa sebab yang jelas
  • Benjolan semakin lama semakin membesar
  • Deman terus-menerus
  • Berkeringat di malam hari.
  • Mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Merasakan sakit tenggorokan yang menyebabkan sulit menelan atau bernapas.

Kriteria seperti di ataslah yang harus kita waspadai. Jika benjolan pada leher anda sudah mencapai kriteria tersebut, maka segeralah pergi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan terhadap benjolan anda tersebut

Cara Mengatasi Benjolan di Leher

Benjolan di leher bisa dialami oleh siapa saja dan itu tidak selalu jadi tanda adanya penyakit serius. Walau demikian, tetaplah penting untuk periksa ke dokter agar bisa dipastikan penyebabnya. Seperti semua jenis penyakit lainnya, lebih bijaksana untuk segera didiagnosis dan segera diobati. Khususnya apabila ternyata penyebab benjolan di leher adalah penyakit yang berbahaya dan di dibawah ini ada dua metode pengobatan dengan cara alami dan melakukan pemeriksaan .

Metode Pemeriksaan Lab

1. Melakukan Pemeriksaan

Dokter biasanya akan memeriksa keadaan fisik benjolan dan keluhan apa saja yang anda rasakan. Kemudian akan dilakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan diagnosanya. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain yaitu melalui pemeriksaan sampel darah, USG, X-ray, MRI, maupun biopsi. Sedangkan tindakan yang dilakukan bisa bervariasi, seperti memberikan obat-obatan tertentu agar benjolannya mengecil, dilakukan penyedotan, sampai dilakukan tidakan pembedahan atau operasi. Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya benjolan di leher antara lain yaitu dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan yang bersih dan bergizi, mengkonsumsi garam beryodium dan menghindari makanan yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker) .

Metode Alami

1. Bawang Putih

Bawang putih memang sudah dikenal sebagai salah satu jenis rempah yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan dan pengobatan. Didalamnya terdapat kandungan anti inflamasi dan juga anti mikroba yang terbukti dapat membantu menyembuhjan bengkak atau benjolan di leher. Cara penggunaanya cukup mudah hanya dengan menumbuk bawang putih dan oleskan pada benjolan dileher sambil melakukan pijatan secara perlahan.

2. Madu

Madu bukan hanya digunakan dalam campuran minuman atau makanan saja. Ternyara di balik rasanya yang manis alami, madu juga bisa digunakan untuk menyembuhkan benjolan di leher. Cara menggunakannya bisa langsung dikonsumsi atau dijadikan obat oles.

3. Teripang

Kandungan Vitamin A yang terkandung dalam teripang sangat penting untuk sistem daya tahan tubuh. Vitamin larut lemak ini dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dalam proses oksidasi akibat radikal bebas. Perlindungan inilah yang kita butuhkan agar terhindar dari serangan penyakit saat usia bertambah. Vitamin A juga bermanfaat untuk melindungi penglihatan dari degenerasi makula.

Vitamin A pun dapat meningkatkan kerja sel darah putih, meningkatkan kekebalan terhadap infeksi dan karsinogen, serta menjaga kesehatan jaringan lunak, kulit dan membran mukosa yang menjadi sistem pertahanan terluar tubuh kita. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa pemberian vitamin A kepada anak-anak kurang gizi dapat menurunkan tingkat kematian akibat infeksi campak.

4. Kulit Manggis

Kulit manggis memang sangat berkhasiat dalam pengobatan benjolan di leher. Pasalnya didalam kulit manggis ini terdapat kandungan zat xanthone sebagai antioksidan terbaik. Dimana kandungan tersebut mampu mengatasi berbagai jenis pertumbuhan sel abnormal dalam tubuh. Caranya sangat mudah, hanya dengan mengeringkan kulit manggis dan seduh kulit manggis yang sudah kering. Konsumsi air rebusan secara rutin

5. Kunyit dan Susu

Ramuan yang diracik khusus dari perpaduan kunyit dan susu dapat membantu meredakan peradangan yang terjadi pada leher. Hal ini karena adanya kandungan yang mampu mencegah dan mengatasi peradangan secara alami dalam kunyit. Sedangkan penggunaan susu hanya digunakan sebagai pelengkap agar rasa air yang di ambil dari sari kunyit tidak terlalu pahit.

Sekianlah artikel  penyebab timbulnya benjolan di leher kiri ataupun kanan, anda memang membutuhkan pemeriksaan dan juga saran dokter untuk penanganan lebih lanjut. Semakin cepat mengetahui jenis penyakit yang diderita, maka akan semakin besar kemungkinan keberhasilan terapi yang anda jalani. Semoga artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan kita semua.