Penyebab Kencing Batu Dan Gejalanya

Kencing batu atau yang biasa juga dikenal dengan batu ginjal merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umumnya mengganggu saluran kandung kemih. Batu ginjal terbentuk ketika perubahan terjadi dalam keseimbangan normal air, mineral, garam dan hal lain yang ditemukan dalam air seni. Orang yang menderita kencing batu bila tidak ditangani dengan tepat dapat berisiko menderita gagal ginjal, oleh karena itu penting diketahui apa saja penyebab kencing batu agar dapat melakukan pencegahan lebih awal.

Penyakit kencing batu dapat menyerang siapa saja, namun berdasarkan hasil penelitian, laki-laki lebih berisiko daripada wanita. Dahulu, penyakit kencing batu pada umumnya hanya diderita oleh orang yang sudah berusia lanjut (lansia). Namun saat ini penyakit ini sudah banyak diderita oleh orang yang berusia masih muda sekalipun, hal tersebut dimungkinkan karena perubahan gaya hidup pada jaman yang serba modern dewasa ini.

Penyebab Kencing Batu

 

Istilah penyakit kencing batu memang menunjukkan jika benar-benar ada batu dalam kandung kemih (kalkulus uriner) sehingga menjadi penyebab sakit pada saat buang air kecil. Secara umum penyakit kencing batu atau batu ginjal akan menimbulkan gejala rasa sakit pada bagian pinggang kiri atau kanan. Manusia memiliki 2 ginjal yang terletak di bagian kiri dan kanan. Sebagian orang yang menderita penyakit ini mengalami kencing darah. Hal tersebut dikarenakan adanya batu pada saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi

1. Pola Makan yang Buruk

Keinginan untuk diet atau menurunkan berat badan dengan cara yang tidak tepat juga akan menyebabkan penyakit kencing batu. Konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung banyak lemak, gula dan garam bisa membuat proses kerja dinding kandung kemih mengalami masalah. Kondisi ini juga terjadi pada penderita yang kekurangan vitamin A dan vitamin B.

2. Terjadi Pembesaran Ukuran Prostat

Semua pria memiliki kelenjar prostat yang terletak pada bagian penis dan kandung kemih. Prostat juga mengelilingi bagian uretra hingga tabung, sementara urin akan melewati tabung ini sebelum keluar. Orang dewasa hingga orang tua sering mengalami pembesaran prostat karena faktor tertentu.

Akibatnya ukuran prostat yang besar akan semakin menekan bagian uretra. Dalam jangka panjang maka kondisi ini menyebabkan aliran urin dari kandung kemih menjadi tidak lancar. Pertanda sering pembesaran prostat adalah sering buang air kecil dan terlihat seperti penyebab anyang anyangan. Perawatan diperlukan untuk mengatasi pembesaran prostat. Jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka akan terbentuk batu pada bagian kandung kemih.

3. kurang Cairan

Orang yang tidak mendapatkan cairan terutama air mineral dalam jumlah yang cukup, maka akan lebih sering terkena kencing batu. Kekurangan cairan tidak hanya menyebabkan depresi tapi juga bisa merusak sistem kerja beberapa organ dalam tubuh. Kemungkinan ginjal tidak bisa bekerja dengan baik sehingga hanya sedikit racun yang disaring oleh tubuh. Hal ini bisa menyebabkan terbentuknya batu pada kandung kemih karena terlalu banyak kotoran yang menumpuk dalam kandung kemih dan tidak bisa bersih sepenuhnya. Jadi salah satu bahaya akibat kurang minum air putih bisa merusak sistem pada kandung kemih.

4. Faktor Genetik

Faktor genetik biasanya memberikan andil terhadap kejadian suatu penyakit walaupun besarnya risiko berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain. Faktor genetik merupakan sifat gen yang diwariskan oleh orang tua atau generasi sebelumnya terhadap seseorang. Faktor ini dapat menjadi penyebab kencing batu karena ada suatu kelainan yang mungkin dialami sejak lahir oleh seseorang. Kelainan tersebut biasanya berupa kelainan struktur ginjal atau kandung kemih yang dapat menyebabkan gangguan metabolisme ekskresi urine, dimana mudah terjadi endapan garam dan mineral sehingga mudah terbentuk batu.

5. Kelebihan Kalsium

Kalsium memang dibutuhkan oleh tubuh kita, terutama untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Tetapi mengkonsumsi terlalu banyak kalsium ternyata juga tidak baik untuk kesehatan karena dapat menjadi penyebab kencing batu. Kalsium dapat berasal dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari, seperti susu, telur dan daging-dagingan. Selain itu juga dapat berasal dari minuman atau tablet suplemen yang mudah ditemukan di pasaran. Oleh karena itu konsumsilah kalsium dalam jumlah yang cukup, jangan terlalu berlebihan.

6. Peradangan Pada Kandung Kemih

Peradangan yang terjadi pada bagian kandung kemih juga bisa menyebabkan terjadinya batu pada kandung kemih. Penyebab dari peradangan ini bisa karena infeksi saluran kencing dan terapi radiasi yang ditujukan untuk daerah panggul. Selain itu bahaya menahan kencing terlalu lama juga bisa menyebabkan peradangan pada kandung kemih. Peradangan yang mendapatkan perawatan baik jarang menyebabkan kencing batu. Namun perawatan yang tidak maksimal akan menyebabkan terjadinya kencing batu.

7. Terbentuknya Batu Ginjal

Batu ginjal dan kencing batu adalah penyakit yang sangat berbeda. Namun semua penderita batu ginjal memiliki resiko terkena penyakit kencing batu. Kondisi ini disebabkan ketika beberapa batu kecil yang berasal dari ginjal ternyata keluar menuju ureter. Kemudian dari ureter akan mengikuti aliran hingga menuju kandung kemih. Jika tidak dihilangkan maka batu-batu kecil ini akan menjadi penyebab kencing batu.

Gejala Kencing Batu

 

Gejala kencing batu dapat dirasakan oleh kebanyakan penderitanya ketika batu tersebut menyumbat saluran urine atau melukai dinding kandung kemih. Beberapa gejala tersebut, di antaranya adalah:

1. Nyeri Pinggang

Ini merupakan gejala kencing batu yang paling utama. Nyeri yang ditimbulkan oleh batu ginjal tergantung pada letak batunya. Secara umum, nyeri yang terjadi biasanya berlokasi di pinggang belakang. Pinggang kiri atau pinggang kanan tergantung dari letak batunya apakah ada di sistem ginjal kiri atau sistem ginjal kanan. Intensitas nyeri awalnya terasa ringan sedang, namuan dalam waktu 20-60 menit nyeri dapat bertambah menjadi sangat hebat. Saking hebatnya, orang biasanya jadi tidak bisa berjalan dan penahan nyeri yang paling hebat pun sulit untuk melawan sensasi nyeri ini.

2. Anyang-Anyangan

Anyang-anyangan adalah sebuah keadaan yang juga perlu untuk diwaspadai sebagai gejala kencing batu atau batu ginjal. Menurut sebagian kata orang, jangan mengangkat air yang tengah direbus sebelum benar-benar mendidih, karena alhasil bisa membuat anyang-anyangan. Anyang-anyangan ini adalah timbulnya keinginan untuk buang air kecil, tapi saat sudah melakukannya, justru air seni yang keluar tidak sebesar keinginan kita tadi.

Air seni yang keluar bakal sangat sedikit, tapi setelah itu pun kita masih belum lega. Bahkan hasrat untuk buang air kecil pun akan masih terus timbul dan keluarnya pun akan tetap sedikit-sedikit. Ditambah pula perut terasa kurang nyaman akibat hal ini dan biasanya saat melakukan buang air kecil juga bakal disertai rasa perih.

3. Warna Air Seni Berubah

Selain keinginan untuk buang air kecil secara berkelanjutan dengan kuantitas air seni yang sangat sedikit, air seni yang keluar pun warnanya bisa berubah. Mungkin kita akan otomatis merasa cukup kaget melihat perubahan warna air seni yang pada umumnya bening atau kekuningan kini menjadi agak merah. Bila normalnya warna air seni itu paling parah adalah kuning pekat, pada penderita kencing batu akan mengalami air seni dengan warna kemerahan.

4. Nyeri Pada Lokasi Lain

Nyeri pada gejala kencing batu ternyata tidak hanya dapat terjadi pada pinggang saja. Tergantung tempat batunya, nyeri dapat dirasakan di berbagai lokasi tubuh. Lokasi tubuh lain yang dapat terasa nyeri ialah di pinggang depan, pinggang depan bagian bawah, daerah selangkangan bahkan di daerah kemaluan baik pada laki-laki dan perempuan. Biasanya nyeri di daerah ini diawali dengan riwayat nyeri pinggang dahulu, meski bisa juga muncul mendadak di lokasi yang telah disebutkan di atas. Sama seperti nyeri pinggang, nyeri di daeran ini pun sifatnya dapat hebat sekali.

5. Sewaktu Berkemih Terasa Sakit

Gejala lainnya yang sama sekali jangan diabaikan adalah ketika waktunya berkemih Anda merasakan ketidaknyamanan karena timbul rasa sakit. Nyeri sewaktu berkemih bukanlah hal yang terbilang normal dan ini bisa jadi merupakan tanda adanya batu ginjal yang terletak pada kandung kemih. Rasa sakit jelas akan terjadi disebabkan batu yang menggesek dinding kandung kemih saat proses berkemih. Rasa sakit atau nyeri tersebut memang tidak akan bertahan lama karena biasanya sesudah selesai berkemih gejala ini akan hilang.

Meski begitu jangan coba abaikan, apalagi bila Anda merasakan adanya gejala-gejala lainnya. Kebanyakan orang akan bingung juga dalam membedakan gejala kencing batu ini dengan gejala infeksi saluran kencing, maka perlu cari tahu juga seperti apa itu gejala infeksi saluran kencing. Untuk kondisi saluran kencing yang terkena infeksi, biasanya rasanya bakal perih dan panas sewaktu berkemih. Jadi, cukup berbeda sedikit dari gejala kencing batu.

Cara Mengatasi

Mengetahui penyebabnya mungkin membantu kita dalam melakukan pencegahan terhadap penyakit ini, akan tetapi hal tersebut kurang apabila kamu ingin untuk menyelesaikan masalah batu pada ginjal dengan sempurna. Oleh karena itu kita pun memerlukan untuk mengetahui cara untuk mengatasi masalah batu pada ginjal. Dengan demikian kita bisa membantu mengatasi masalah nya yang mungkin muncul pada diri sendiri, pada anggota keluarga kita, ataupun pada teman-teman kesayangan kita.

1. Minum Banyak Air Putih

Jika ukuran batu dalam kandung kemih masih sangat kecil dan walaupun dalam jumlah yang banyak maka minum banyak air putih bisa menghilangkan batu tersebut. Minum banyak cairan akan membantu tubuh menyerap mineral dari air tersebut. Mineral yang bersifat netral akan sangat baik untuk ginjal. Efek dari banyak minum air seperti membilas semua kotoran dalam kandung kemih dan keluar bersama dengan urin. Namun jika cara ini tidak bekerja dengan baik, maka segera cari bantuan medis

2. Prosedur Bedah Untuk Mengambil Batu

Beberapa dokter juga bisa mengeluarkan batu dengan melakukan tindakan bedah. Beberapa jenis batu kandung kemih yang berukuran besar memang harus dilakukan dengan operasi bedah terbuka. Dokter akan membuat luka bedah pada bagian kandung kemih dan bagian batu-batu akan diambil secara langsung. Jika dalam tindakan operasi ditemukan beberapa penyebab batu kandung kemih seperti pembesaran prostat maka dokter bisa membuat tindakan secara langsung. Prosedur ini harus dilakukan oleh dokter spesialis Urologi.

3. Mengonsumsi Vitamin A.

Konsumsilah sumber-sumber makanan yang kaya akan vitamin A apabila benar bahwa faktor penyebab kencing batu Anda adalah kekurangan vitamin A. Konsumsi suplemennya juga tak masalah asalkan semuanya pada takaran yang benar dan tidak kelebihan. Tentu akan ada risiko penyakit lain lagi yang mengincar Anda ketika kelebihan vitamin A.

4. Mengurangi Vitamin B.

Apabila telah terdeteksi bahwa tubuh Anda kelebihan vitamin B dan menjadi pengidap kencing batu, kurangi asupannya segera. Pilihlah makanan dengan kandungan vitamin B yang amat sangat rendah atau yang tidak ada kandungannya sama sekali sampai tubuh merasa lebih baik.

5. Hindari Garam Berlebihan

Kebiasaan memasak atau mengolah makanan tertentu dengan garam memang bisa meningkatkan cita rasa. Namun berlebihan menggunakan garam dalam makanan bisa meningkatkan resiko kencing batu. Garam memang akan masuk ke dalam tubuh dan darah kemudian disaring oleh ginjal. Semua garam sisa dari dalam tubuh akan disaring ginjal dan masuk ke kandung kemih dalam bentuk urin. Jika garam – garam kecil mengendap dalam kandung kemih maka bisa menyebabkan terbentuknya batu pada kandung kemih. Jadi hindari semua bahaya konsumsi garam berlebihan. Asupan garam juga harus seimbang untuk mencegah akibat kekurangan garam dalam tubuh.

Penyakit kencing batu memang sering terjadi. Pada dasarnya penyakit ini bisa diobati hingga sembuh dengan prosedur perawatan yang tepat. Selain itu Anda perlu mengetahui penyebab kencing batu dan cara untuk mengatasinya agar tubuh tetap sehat. Salam Sehat