Sungguh Mustahil, Penyakit Langka Ini Dapat Disembuhkan

Tidak ada satupun orang yang ingin memiliki penyakit di dalam tubuhnya, baik itu ringan, sedang maupun parah. Karena sejatinya tiap manusia ingin hidup aman dengan tanpa ancaman apapun, karena itu manusia sering terbuai karena sehatnya itu. Namun semua penyakit itu disebabkan dari gaya hidup yang kurang sehat dan mungkin juga faktor keturunan dan genetik.

Bahkan diantara beberapa penyakit, ada yang masih belum ditemukan obat penyembuhnya. Biasanya penyakit seperti ini menyebar dengan cepat dan mematikan sehingga banyak orang dengan segera mengetahui adanya penyakit mematikan ini. Namun jangan salah, ada juga beberapa penyakit yang tidak terlalu terdengar beritanya karena sifatnya yang langka. Padahal beberapa penyakit tersebut sangat aneh dan hingga saat ini belum ditemukan cara untuk mengobatinya.

Faktanya para ilmuwan Kedokteran sampai kini terus melakukan riset penelitian medis untuk menemukan vaksin dan solusi pengobatan dari “penyakit langka” yang dianggap sulit bahkan mustahil untuk sembuh tersebut. Berikut ini beberapa diantaranya :

1. Sindrom Penyakit Muntah (Cyclic)

Biasanya penderita penyakit ini mengalami mual dan muntah tanpa ada alasan yang jelas. Dengan keadaan seperti itu, tentu saja si penderita merasa sangat tersiksa. Selain mual dan muntah, gejala lain yang ditimbulkan yaitu sakit kepala dan sakit perut. Terkadang penderita butuh perawatan secara intensif di UGD. Beberapa penyakit lain seperti dehidrasi, radang tenggorokan dan kerusakan gigi bisa saja muncul pada penderita penyakit ini.

2. Filariasis Getah Bening (Elephantiasis)

Filariasis getah bening yang dikenal juga dengan Elephantiasis disebabkan oleh cacing parasit Filaria. Kasus dari penyakit ini tidak memiliki gejala pada awalnya, tapi bagian tubuh penderita akan bengkak seperti pada lengan, kaki atau organ genital. Bukan hanya bisa menyerang manusia saja tapi juga hewan. Pengobatan pernah dilakukan di beberapa kasus dengan pemberian antibiotik serta pensterilan luka.

Pada tahap Filariasis limfatik akut yaitu adenolimfangitis akut (ADL) dan limfangitis filaria akut untuk proses penyembuhannya hanya melalui langkah operasi bedah dan itupun tidak menutup kemungkinan penyakit Filariasis ini akan muncul kembali di area tubuh berbeda. Di Indonesia sendiri penyakit ini dijuluki sebagai Elefantiasis nama keren dari penyakit kaki gajah.

3. Hailey

Kondisi kulit turunan yang menyebabkan kulit menjadi kemerahan, gatal dan melepuh ketika mengalami gesekan sedikit saja. Bahkan kegiatan sehari-hari seperti jalan kaki bisa menimbulkan sakit luar biasa didaerah pangkal paha atau lipatan pantat. Dalam kondisi ekstrim, penyakit ini bahkan juga bisa menimbulkan infeksi, nanah dan bau seperti sesuatu yang membusuk. Penyakit ini muncul karena sel di permukaan kulit yang melemah. Memang belum ada obat untuk masalah ini, tapi krim antibiotik dan sabun antiseptik bisa meredakan gejala yang muncul.

4. Necrotizing Fasciitis

Ini merupakan penyakit langka manusia yang biasanya dikenal dengan penyakit yang menggerogoti lapisan kulit dalam atau pemakan daging yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus Grup A, biang keladi yang sama pada penyakit tenggorokan dan impetigo. Infeksi langka Necrotizing Fasciitis terjadi pada lapisan paling dalam kulit, jaringan subkutis termasuk pada bagian lemak dan otot-otot (fasia) tubuh manusia.

Para penderita cenderung akan mengalami sakit yang sering dan luka yang berat. Kulit akan menjadi berubah warna kemerahan, melepuh dan menggelembung hingga cairan pun keluar. Satu-satunya cara untuk mengatasi penyakit ini ialah dengan langkah operasi bedah pembersihan.

Namun bila sudah stadium akhir, Dokter biasanya akan melakukan langkah pengobatan antibiotik intravena seperti pemberian Staphylococcus aureus resisten methicillin (MRSA) serta terapi oksigen. Angka kematian dari penyakit Necrotizing Fasciitis sangat tinggi hingga mencapai 73% dan sisanya peluang untuk manusia tidak bisa bertahan hidup. Menyeramkan sekali bukan?

5. Halusinasi Visual

 

Penyakit ini sering disebut penyakit Charles Bonnet (CBS). Penderita penyakit ini dinyatakan sehat secara mental. Akan tetapi kondisi si penderita seakan-akan seperti gila. Penderita akan mengalami halusinasi visual yang kompleks. Faktanya, karena penyakit ini, penderita CBS juga mendapatkan gangguan penglihatan yang parah atau penyakit lainnya seperti diabetes. Sebenarnya, penyakit ini akan hilang dengan sendirinya setelah satu atau dua tahun.

6. Polio

Polio atau polomyelitis adalah kelumpuhan yang menyerang anak-anak. Polio merupakan penyakit akut akibat infeksi virus yang menyerang sistem saraf. Gejala polio biasanya diawali dengan demam, sakit kepala, mual, lemas, nyeri otot, sesak napas, dan biasanya diikuti dengan lumpuhnya bagian tubuh tertentu. Kebanyakan kasus polio ditemukan pada anak-anak di bawah usia lima tahun.

Meskipun ada gejala yang disebutkan, 90 persen pasien kadang tidak mengalami tanda apapun saat terserang polio. Sampai sekarang, belum ada obat dari polio. Namun mulai tahun 1960, ada vaksin yang mulai disuntikkan pada anak-anak. Sayangnya masih ada kasus polio yang menyerang, misalnya di India.

7. Penyakit Creutzfeldt-Jakob

Namanya cukup sulit diucapkan dan sifatnya mematikan. Penyakit ini menyerang sistem saraf pada satu di antara satu juta orang di dunia. Namun pada populasi tertentu, risiko serangan penyakit tersebut lebih tinggi, misalnya Yahudi Libya. Penyakit Creutzfeldt-Jakob biasanya menyerang orang dewasa berusia 40-70 tahun, meskipun anak muda juga bisa terserang panyakit ini.

Gejalanya biasanya mempengaruhi perilaku penderita. Dalam beberapa bulan, demensia ikut menyerang diikuti dengan pandangan kabur dan kesulitan bergerak. Penyakit ini pertama kali ditemukan tahun 1920 dan mirip dengan kuru atau kelainan perilaku manusia dan scrapie yang menyerang kambing. Ketiga penyakit tersebut sama-sama membuat jaringan pada otak memiliki lubang sehingga diberi sebutan transmissible spongiform encephalopathies.

8. Kanker

Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak bisa dikendalikan di dalam tubuh. Kanker yang paling sering menyerang pria adalah prostat, paru-paru, dan usus besar. Sementara pada wanita, ada kanker payudara, paru-paru, dan usus besar yang menghantui mereka.

Kemajuan teknologi sampai saat ini sudah berhasil membuat para peneliti memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan sel kanker dan bagaimana seseorang terserang kanker. Namun sayangnya, baru pencegahan, diagnosis, dan perawatan saja yang bisa dilakukan. Untuk obat, belum ditemukan metode paling manjur untuk melawan penyakit ini.

Sangat menyeramkan dan bikin bulu ketek kita merinding disko melihatnya. Terlebih penyakit ini dikabarkan belum ditemukan obatnya sama sekali dan hanya dalam waktu hitungan bulan saja si penderita akan meninggal dunia. Hingga kini para ahli masih belum menemukan jawaban bagaimana bisa mengatasi penyakit atau kondisi medis yang memang jarang terjadi tersebut. Semoga saja bisa segera ditemukan obatnya agar para pasien cepat mendapatkan kesembuhan.