Telinga Berdengung Saat Naik Pesawat? Ini Penjelasan Dan Solusinya

Pesawat adalah moda transportasi yang cukup digemari saat ini karena dengan naik pesawat kita dapat menjangkau tempat dengan waktu yang cukup singkat. Tentunya banyak dijual secara online berbagai tiket pesawat yang siap mengantarkan kamu yang ingin pergi menggunakan pesawat. Mungkin Anda pernah merasa sakit di telinga ketika naik pesawat atau merasakan nyeri pada telinga dan pendengaran berkurang saat sedang naik pesawat. Rasa sakit di telinga ini tentunya akan membuat seseorang tidak merasa nyaman dan kadang disertai dengan mual muntah. Rasa sakit telinga saat naik pesawat ini sering disebut dengan gangguan Tuba Eustachius. Untuk mengetahuinya lebih lanjut mari langsung saja disimak uraian berikut ini ya.

Saluran eustachius adalah saluran yang terletak di telinga tengah hingga di belakang hidung atau pangkal tenggorokan. Fungsi dari saluran ini adalah untuk menyeimbangkan tekanan udara di seluruh telinga, khususnya tekanan udara di telinga tengah dengan tekanan udara luar. Jika ada perbedaan tekanan udara pada telinga, maka secara normal saluran eustachius ini akan menyeimbangkan dan membiarkan udara masuk ke telinga agar keseimbangan tekanan udara tercapai.

Penyebab Telinga Sakit

Rasa tersumbat di telinga ini bisa terjadi akibat adanya perbedaan tekanan udara antara bagian dalam dan luar telinga ketika pesawat mulai naik atau hendak landing (mendarat). Dan rasa tersumbat ini bisa dilenyapkan dengan cara menelan ludah agar tuba (saluran di bagian dalam telinga) terbuka dan udara dapat masuk ke telinga bagian tengah.

Sayangnya, nggak semua orang bisa melakukan teknik sederhana ini (menelan ludah). Beberapa orang ada yang sedang mengalami gangguan pada saluran tubanya, misalnya karena sedang sakit flu atau batuk, kemungkinan besar akan merasa pusing luar biasa. Ini karena saluran tuba tersumbat oleh lendir dan tuba bereaksi terhadap perbedaan tekanan udara dengan cara memperkecil ruang di bagian tengah telinga dan menarik jaringan tubuh di sekitarnya.

Keadaan ini disebut Oklusi Tuba atau adanya sumbatan pada saluran tuba yang berada di telinga. Tuba adalah saluran yang dimulai dari telinga tengah dan berakhir dibelakang hidung atau didaerah pangkal tenggorok. Saluran ini berfungsi untuk menyeimbangkan tekanan udara di telinga tengah dan tekanan udara di luar. Bila terjadi perbedaan tekanan maka saluran ini akan membuka dan membiarkan udara masuk ke telinga tengah sehingga tekanan menjadi seimbang.

Perbedaan Tekanan Udara Dapat Menyebabkan Nyeri

Nyeri pada telinga diakibatkan perpindahan gas yang terperangkap di dalam rongga-rongga tersebut yang terjadi dengan cepat dan signifikan akibat perbedaan tekanan udara. Jika perpindahan gas terjadi di dalam sinus bisa menyebabkan sakit kepala, jika di dalam telinga tengah bisa menyebabkan nyeri telinga dan perasaan kembung atau penuh pada perut dapat terjadi jika perpindahan gas terjadi pada gas di saluran pencernaan. Perpindahan gas yang terperangkap dalam usus halus bisa menyebabkan nyeri yang cukup hebat hingga terkadang bisa menyebabkan tidak sadarkan diri. Pada ketinggian 8000 kaki gas-gas yang terperangkap dalam rongga tubuh volumenya bertambah 20% dari volume saat di darat. Semakin cepat kecepatan maka semakin besar risiko mengalami ketidak nyamanan atau nyeri. Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi tekanan udara:

1. Tinggi Rendahnya Tempat

Kenapa telinga menjadi sakit ketika naik pesawat saja? Ternyata ini disebabkan oleh perbedaan tekanan udara di tempat tinggi dengan tempat rendah, dimana tempat tinggi memiliki lapisan udara yang semakin tipis akibatnya tekanannya menjadi rendah. Contohnya, tekanan udara di pegunungan lebih rendah daripada tekanan udara di pantai.

2. Suhu

Suhu udara semakin tinggi tempatnya maka suhu udara semakin berkurang dan tekanan udara juga berkurang, sebaliknya jika suhu udara tinggi, maka tekanan udara juga tinggi. Semakin tinggi suatu tempat, maka suhunya pun semakin dingin, jadi tekanan udaranya juga rendah. Inilah kenapa telinga menjadi sakit ketika berada di atas gunung atau saat naik pesawat.

Ganguan Pada Telinga

Gangguan telinga ini juga dapat terjadi ketika di daerah pegunungan atau ketika Anda melakukan scuba diving. Biasanya hal ini menyebabkan sakit telinga dan gangguan pendengaran untuk sementara waktu di salah satu atau kedua telinga. Berikut ini adalah beberapa masalah yang dihadapi oleh orang yang memiliki gangguan telinga.

  • Nyeri Pada Telinga
  • Perasaan Telinga Penuh Atau Tersumbat
  • Pendengaran Berkurang
  • Berdengung
  • Pusing
  • Keluar Darah Dari Telinga
  • Sakit Pada Telinga Bagian Tengah
  • Adanya Tekanan Pada Telinga

Pada dasarnya orang yang memiliki beberapa penyakit yang telah dijelaskan di atas tidak disarankan untuk mengudara atau menaiki pesawat terbang, namun tidak enak rasanya jika Anda harus menunda perjalanan karena masalah tersebut. Oleh karena itu, berikut ini adalah beberapa tips untuk mengatasi gangguan telinga.

A. Kompres Hangat

Cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri telinga saat naik pesawat adalah dengan menggunakan tisu dan air hangat. Tisu dan air hangat pasti ada disediakan oleh pramugari di pesawat, jadi Anda bisa meminta para pramugari untuk memberikannya kepada Anda jika dibutuhkan. Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat kompres hangat dari tisu.

Kompres hangat dari tisu tersebut bisa Anda gunakan ketika ketika telinga Anda terasa sangat sakit. Cukup tempelkan dan kompreskan ke area telinga yang sakit beberapa menit. Secara rasional, Tekanan udara dapat dimodifikasi dengan mengubah suhunya. Uap udara yang panas akan meredakan sumbatan udara di saluran udara di rongga telinga. Rasa nyeri dan berdenging akan berkurang jika udara yang ada di dalam telinga berubah menjadi udara yang lebih hangat.

B. Mengunyah

Cara selanjutnya untuk meringankan rasa nyeri yang tengah melanda telinga saat berada dalam pesawat terbang yakni dengan melakukan gerakan mengunyah. Jika Anda tidak terlalu berselera memakan makanan yang cenderung berat maka Anda bisa mengakalinya dengan mengunyah permen namun biasanya yang akan lebih efektif yakni dengan menggunakan permen karet demi memaksimalkan gerakan kunyahan dan juga merangsang produksi ludah yang lebih maksimal sehingga saluran telinga akan terbuka dan tak kan tersumbat oleh udara yang menekan lagi maka rasa nyeri pun dapat dihindari ya.

C. Menguap

Menguap adalah salah satu tindakan yang dianjurkan untuk mengurangi rasa sakit di telinga karena naik pesawat. Dengan menguap, udara yang ada di telinga akan keluar dengan perlahan, jadi tekanan udara di telinga akan tetap terjaga.

D. Meminum Cairan

Alternatif lainnya yang bisa juga Anda coba yakni dengan meminum cairan. Boleh saja itu berupa air mineral maupun susu dan sebagainya. Hal ini juga merupakan penerapan dari gerakan menelan yang terbukti ampuh untuk merangsang terbukanya saluran yang memerangkap udara bertekanan sehingga sempat menimbulkan rasa nyeri pada area telinga kita. Anda bisa meminum cairan tersebut secara perlahan saja yang terpenting yakni gerakan menelannya yang bisa mengembalikan keseimbangan tubuh anda utamanya yang tengah terpengaruh akibat tekanan udara dalam pesawat.

E. Menutup Hidung

Nggak ada permen, nggak ada air panas dan kamu sedang tidak mengantuk sehingga susah memaksa tubuhmu untuk menguap. Kalo gitu tutup saja hidungmu dengan salah satu tangan, tarik nafas perlahan dan hembuskan melalui mulut tertutup agar tekanan udara mendesak saluran tuba untuk tetap terbuka.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan jika hendak berpergian sebaiknya selalu persiapkan kondisi kesehatan Anda sebelumnya. Nantikan artikel kami selanjutnya.