Waspada, Inilah Penyebab Kolestrol

Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melampaui kadar yang normal. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan. Kondisi kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko terkena penyakit serius.Bagian tubuh yang memproduksi kolesterol ini adalah hati, sedangkan kolesterol yang dihasilkan dari sumber makanan bisa didapatkan dari beberapa makananan seperti daging, seafood, kuning telur dan susu/olahan produk susu. Pada kadar yang normal kolesterol bisa memiliki banyak manfaat, diantaranya:

  • Kolesterol bermanfaat untuk perkembangan janin dan otak bayi
  • Kolesterol bermanfaat untuk perkembangan saraf
  • Pemungkus jaringan syaraf dan membran sel
  • Memproduksi hormon yang baik untuk kekebalan manusia

Masih banyak fungsi kolesterol yang baik untuk tubuh, sayangnya kadar kolesterol yang tidak terkontrol menjadi bumerang bagi manusia dan justru menimbulkan beberapa penyakit didalam tubuh. Kolesterol tinggi sebenarnya bisa dikenali dari gejala yang terjadi. Gejala Kolesterol yang paling umum adalah cepat merasa mengantuk, sering pegal ditengkuk dan dipundak, kesemutan dan mudah lelah.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Tingginya kolesterol bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pola hidup tidak sehat, faktor genetika dan stres. Namun salah satu sumber penyakit kolesterol yang dominan adalah dari makanan. Anda patut mewaspadai berbagai macam makanan yang mengandung kolesterol tinggi salah satunya adalah jeroan. Setelah makanan, penyebab tingginya kadar kolesterol dalam tubuh adalah pola hidup yang tidak sehat misalnya saja jarang berolahraga dan kebiasaan makan yang buruk. Berikut ini adalah berbagai macam penyebab kolesterol tinggi yang patut diwaspadai tidak hanya untuk kaum tua saja namun juga bagi kaum muda :

1. Menu Makanan

Sudah saya jelaskan bahwa sebagian kolesterol sudah diproduksi didalam tubuh manusia terutama di bagian Hati. Hampir 80 % asupan kolesterol sudah dipenuhi oleh tubuh itu sendiri baru setelahnya dihasilkan dari sumber lain seperti makanan. Sayangnya beberapa makanan memiliki kadar kolesterol yang cukup tinggi sehingga bisa melebihi 240 mg. Beberapa makanan penyebab kolesterol tinggi adalah daging, susu, keju, kuning telur dan mentega. Kelima makanan tersebut banyak mengandung lemak jenuh yang memicu tingginya kadar tolesterol. Selain itu makanan ringan seperti snack, kripik dan cracker yang banyak mengandung lemak trans yang juga memicu tingginya kadar kolesterol.

2. Obesitas

Semakin besar berat badan seseorang biasanya diikuti dengan jumlah lemak yang besar pula pada tubuhnya. Semakin besar berat badan seseorang biasanya diikuti dengan kadar trigliserida yang makin besar pula dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa makin besar kadar trigliserida maka makin meningkat pula kadar kolesterol total dalam tubuh. Untuk itu, bagi Anda yang memiliki berat badan berlebih, akan lebih baik jika Anda melakukan diet sehat dan terkontrol agar resiko penyakit yang ditimbulkan oleh kolesterol bisa dihindari.

3. Kurang Olahraga

Olahraga memiliki banyak manfaat, sayangnya kesibukan bisa membuat orang menjadi kurang berolahraga. Orang yang jarang berolahraga ini beresiko memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang rutin berolahraga. Sebenarnya ini bisa diantisipasi jika anda yang banyak aktivitas. Bila anda banyak menghabiskan waktu bekerja anda dengan duduk, sesekali lah anda berjalan-jalan dan melakukan aktivitas gerak yang lain. Kerja duduk dalam waktu yang lama juga merupakan penyebab kolesterol tinggi yang tidak disadari banyak orang.

4. Merokok

Bila anda merupakan perokok, mulai saat ini mulailah kurangi kebiasaan tersebut hingga nantinya anda bisa meninggalkan rokok. Rokok mengandung akrolein atau zat kimia berbahaya yang bisa mengurangi kadar kolesterol baik atau HDL(high density lipoprotein) Berkurangnya kadar HDL ini tentu bisa menyebabkan tingginya tingkat LDL(low density lippoprotein) didalam tubuh yang sangat berbahaya bagi setiap manusia. Zat tersebut juga bisa menimbulkan penumpukan lemak di dalam hati, sehingga ahti tidak bisa berfungsi dengan baik.

5. Alkohol

Ada yang menyatakan bahwa konsumsi alkohol secara terkontrol dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Sayangnya, seseorang yang sudah mengonsumsi alkohol cenderung mengalami ketergantungan terhadap alkohol sehingga konsumsinya menjadi tidak terkontrol dan cenderung berlebih. Penelitian menyebutkan bahwa seseorang yang sering mengonsumsi alkohol memiliki jumlah kolesterol total yang lebih banyak dibandingkan orang-orang yang tidak pernah mengonsumsi alkohol.

6. Usia

Makin bertambah usia seseorang biasanya makin tinggi kadar kolesterol dalam tubuhnya. Kadar kolesterol cenderung mengalami peningkatan pada usia di atas 20 tahun. Pada usia di atas 50 tahun, perkembangan kolesterol akan semakin pesat. Selain itu, pada wanita yang sudah menopause di usia 40 tahun, kadar kolesterol di tubuhnya akan menurun. Namun setelah usianya 50 tahun atau lebih kadar kolesterol justru akan cenderung mengalami peningkatan secara cepat

7. Penyakit

Beberapa penyakit ada yang memicu tingginya kadar kolesterol dalam tubuh . Penyakit yang memicu peningkatan kolseterol jahat adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi dan penyakit diabetes melitus. Selain penyakit-penyakit tersebut, masih ada penyakit lain yang berpotensi menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh, seperti penyakit liver, penyakit ginjal kronis dan kelenjar tiroid yang kurang aktif.

8. Faktor Genetika

Jika Anda memiliki anggota keluarga seperti orang tua atau kakek/nenek yang memiliki riwayat gangguan kolesterol tinggi, maka sepatutnya Anda waspada. Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh juga bisa dipengaruhi oleh faktor keturunan karena seseorang memiliki kecenderungan menuruni sifat genetiknya seperti kemiripan pembentukan organ. Organ yang menghasilkan kolesterol juga bisa menjadi salah satu sifat penurunan genetik pada tubuh kita.

9. Stres

Belum diketahui relasi yang pasti antara jumlah kolesterol dalam tubuh dengan tingkatan stres. Namun penelitian menyatakan bahwa orang-orang yang stres cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang tidak stres. Untuk itu, jagalah pola pemikiran Anda agar selalu dalam keadaan rileks.

Tanda-Tanda Kolesterol

Secara fisik kolesterol bisa dikenali dengan kondisi badan yang sering menggangu dan membuat tubuh merasa tidak nyaman.Berikut ini beberapa tanda-tanda kolesterol yang seharusnya anda waspadai karena merupakan indikasi tingkat kadar kolesterol yang tinggi.

1. Sering Kesemutan pada Kaki dan Tangan

Biasanya orang yang memiliki kolesterol tinggi sering mengalami kesemutan pada kaki dan tangan. Rasa kesemutan ini terjadi karena aliran darah yang tidak mencukupi pada syarat kaki dan tangan. Biasanya rasa kesemutan ini terjadi ketika seseorang sedang duduk dalam waktu yang cukup lama atau aktivitas lain yang melibatkan kaki dan tangan. Apabila anda salah satu yang sering mengalami hal ini, anda perlu mewaspadai dan periksalah kadar kolesterol anda di rumah sakit atau dokter keluarga anda.

2. Cepat Pegal-Pegal di bagaian Tangan dan Kaki

Selain kesemutan kaki dan tangan pada pengidap kolesterol tinggi sering merasa pegal-pegal. Rasa pegal ini datang begitu saja meskipun tidak melakukan aktifitas yang berat atau membutuhkan tenaga yang cukup tinggi. Apabila hal ini sering terjadi pada anda makwa waspadai gejala kolesterol tinggi ini.

3. Kram

Gangguan kram ini biasanya muncul pada malam hari dan biasanya mengganggu bagian kaki seperti pada tumit, jemari kaki, atau pada kaki bagian bawah. Rasa kram pada kaki ini biasanya akan sembuh ketika kaki diletakkan pada posisi menggantung atau diletakkan lebih tinggi dari posisi badan.

4. Bentuk Kuku yang Berubah

Gangguan pada kuku ini biasanya ditandai dengan penebalan yang terjadi pada kuku dan pertumbuhan kuku yang melambat. Penyebab perubahan pada kuku tersebut ialah asupan darah yang menuju kuku tidak mencukupi karena sirkulasi darah mengalami gangguan.

5. Cepat Mengantuk

Orang yang sering mengantuk ditengarai memiliki kadar kolesterol yang tinggi, hal ini biasanya terjadi pada orang yang memiliki kadar trigliserida diatas 600 bahkan 700 mg. Kadar trigliserida yang aman itu antara 150 hingga 200 mg, jadi sudah terlampaui banyak sekali. Hal ini sungguh tidak baik untuk kesehatan dan menyebabkan penyempitan lemak jahat di pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak. Jika aliran darah ke otak terganggu maka asupan oksigen tidak mencukupi sehingga seseorang mudah merasa mengantuk dan malas untuk mengerjakan sesuatu.

6. Dada Sebelah Kiri Sering Nyeri

Nyeri pada dada sebelah ini terjadi karena adanya penyempitan pembuluh darah disekitar jantung. Jantung merupakan organ penting untu memompa darah untuk dialirkan keseluruh tubuh. Jika ada penyempitan disekitar jantung maka orang akan merasa seperti tertusuk dibagian dada sebelah kiri. Waspadai gejala kolesterol ini karena bisa menyebabkan gangguan jantung

 Mencegah Dan Menurunkan Kadar Kolesterol

Gaya hidup sehat sangat diperlukan dalam mengani kondisi kolesterol tinggi. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu langkah utama yang bisa dilakukan dalam mencegah atau menurunkan kadar kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji-bijian utuh (misalnya roti gandum utuh). Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah. Selain diet sehat, segera mulai melakukan olah raga secara rutin dan turunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan. Tidak kalah penting, hindari merokok.

Jika saran-saran di atas tetap tidak mampu menurunkan kadar kolesterol Anda dan risiko penyakit jantung tetap mengintai, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan pengobatan dengan memberi Anda resep obat penurun kolesterol, seperti statin.