10 Pembunuh Berantai Paling Kejam

Pembunuh berantai adalah orang yang melakukan pembunuhan pada beberapa orang dalam waktu yang berbeda-beda. Incaran korbannya biasanya adalah orang yang tidak dikenal dan motif pembunuhan biasanya karena pelaku merasa senang bila membunuh orang dan bukan untuk melakukan perampokan atau balas dendam seperti pembunuhan biasa.

Istilah Pembunuh berantai pertama kali muncul pada tahun 1970-an sebagai bentuk dari kejahatan yang dilakukan Jack The Ripper sebagai pembunuh berantai pertama dan salah satu yang paling terkenal, dia sudah membunuh korban-korbannya jauh sebelum istilah pembunuh berantai muncul.

Berbagai faktor penyebab seseorang melakukan pembunuhan sangatlah banyak, bukan hanya dendam, iri hati, dengki, stress ataupun masalah harta. Cemburu dan pengaruh minuman keras juga bisa membuat orang melakukan pembunuhan. Namun pembunuhan sering terjadi secara sadis ataupun berantai. Kedua pembunuhan tersebut memiliki cara yang berbeda dan bahkan bisa menjadi kesenangan serta hobby tersendiri. Di berbagai dunia, pembunuhan secara sadis atau pembunuhan berantai sering terjadi seperti kondisi tubuh yang terpisah, membunuh satu sekeluarga dan bahkan disiksa terlebih dahulu baru di bunuh.

Misalnya saja 10 pembunuh berantai ini, pembunuh berantai ini dilakukan oleh beberapa pemimpin pasukan terkenal. Para pemimpin ini melakukan tindakan pembunuhan berantai secara keji dan mengenaskan. Para pemimpin pasukan terlebih dahulu menyiksa, memperkosa dan memutilasi korbannya. Pembunuh berantai yang kejam dan benggis pun banyak. Nah, Anda mau tau siapa saja pembunuh tersebut. Berikut Ulasan artikel nya.

1. Gilles de Rais

Ia adalah salah satu orang terkaya di Perancis, Gilles menjabat sebagai marshall of france tetapi jabatan yang disandangnya itu hanya bertahan selama 4 tahun, sampai akhirnya ia mengundurkan diri sebelum resmi menjadi pembunuh berantai. Gilles dituduh telah melakukan penyiksaan, pemerkosaan dan telah membunuh lusinan atau ratusan anak kecil terutama anak laki-laki, dari pengakuan beberapa korbannya. Ia menargetkan anak kecil laki-laki berambut pirang dan bermata biru. Setelah mendapatkan incarannya, korban dibawa ke tempat tinggalnya, ia pun kemudian akan secara sadis memperkosa, menyiksa lalu memutilasi korbannya hingga menjadi beberapa potongan manusia. Korban Gilles lebih kurang 140 anak-anak.

2. Richard Trenton Chase

Ia juga termasuk salah satu pembunuh berantai paling terkenal di Amerika. Trenton di juluki The Vampire of Sacramento (Vampir Sacramento). Ia melakukan pembunuhan keji kepada 6 orang dalam kurun waktu 1 bulan, pada 1977 di California. Kekejian sang vampir ini adalah meminum darah korbannya serta memakan bagian tubuh mereka. Korban Chase adalah anak-anak dan ia pun memperkosa jenazah mereka. Setelah menggunakan darah korbannya untuk minum dan mandi. Seram! Alasan mengapa Richard melakukan pembunuhan tersebut adalah karena ia menderita delusi yang tinggi dan membuatnya percaya bahwa Nazi dan UFO ingin mengubah darahnya menjadi bubuk racun dalam bentuk sabun cuci piring.

3. Jeffrey Dahmer

Ia lahir di Milwaukee USA tanggal 21 Mei 1960, nama Jeffrey Dahmer sempat menjadi trending topic di Amerika Serikat. Jeffrey Dahmer adalah pembunuh berantai paling keji dalam sejarah Amerika Serikat, ia telah membunuh 17 orang laki-laki selama hidupnya pada tahun 1978 sampai 1991. Dahmer termasuk yang paling kejam di Amerika, dimana Dahmer menyodomi, mutilasi dan kanibalisme korbannya.

Dahmer melakukan pembunuhan pertama kali ketika ia berumur 18 terhadap seorang pria bernama Steven Hicks. Dahmer mengajak Hicks ke rumahnya dan ketika Hicks ingin pulang, Dahmer membunuhnya dengan sangat sadis dan menyodomi nya pada tahun 1988. Dahmer memulai kejahatan sexualnya pada remaja dan anak-anak kemudian di tahun 1991 ia ditangkap polisi setelah korbannya berhasil melarikan diri dan melaporkan aksi Dahmer. Terdengar tidak masuk akal dan aneh.

Dahmer diberi hukuman penjara selama 937 tahun. Menyesal dengan perbuatannya, Dahmer berharap ia akan mendapatkan hukuman mati. Ia kemudian menemui ajalnya pada 28 November 1994 setelah dipukuli sampai mati oleh tahanan lain ketika sedang bekerja di gym penjara.

4. Albert Fish

Manusia yang tak kalah kejamnya adalah Albert Fish. Kisah hidupnya adalah kisah nyata paling mengerikan dalam arti sebenar. Dia dianggap manusia paling sadis dan paling buruk yang pernah ada di dunia. Dia bukan saja melakukan praktek kanibal terhadap korban-korbannya, dia juga seorang pedophile yang mengerikankorbannya terjerat bujuk rayunya, tapi banyak juga karena diculik.Salah satu kasusnya yang menggegerkan adalah perlakuannya pada bocah perempuan usia 10 tahun asal Manhattan yang dia culik kemudian dibunuhnya dengan sadis. Mayatnya dicincang kemudian dimakan.

Dikenal juga dengan nama The Gray Man, The Werewolf of Wysteria atau juga The Brooklyn Vampire. Albert Fish mengaku bahwa ia telah mencabuli lebih dari 100 anak kecil dan menjadi tersangka pembunuhan untuk 5 orang. Setelah polisi berhasil mengetahui bahwa Fish adalah seorang pembunuh berantai, Fish mengaku bahwa ia telah membunuh 3 orang sesudah itu Fish mengaku bahwa telah  menusuk 2 orang lainnya.

Ketika menjalani hukuman, beberapa psikiater melakukan beberapa tes terhadap Albert Fish dan diketahui bahwa alasan mengapa Fish dapat melakukan tindakan-tindakan kejam dan mengerikan tersebut  karena ia memiliki banyak kelainan seksual. Kelainan-Kelainan tersebut mencakup coprophilia (kelainan seksual atas feses), urophilia (kelainan seksual atas urine), masochism (kelainan seksual atas rasa sakit), dan pedophilia (kelainan seksual atas anak kecil).

5. Andrei Chikatilo

Di negaranya Ukraina, Chikatilo terkenal sebagai pelaku pembunuh berantai dengan korban yang mencapai 50 orang lebih dan semuanya dimutilasi, tapi sebelumnya para korbannya diperkosa terlebih dahulu. Seperti manusia sadis lainnya, dia pun memakan semua daging korbannya.

Andrei Chikatilo memiliki julukan The Butcher of Rostov atau The Red Ripper. Andrei Chikatilo dituduh telah melakukan pembunuhan sebanyak 50 kali, dimana korbannya adalah wanita dan anak-anak perempua. Chikalito mengaku merasakan kenikmatan dan ketagihan setelah memakan para korbannya itu. Dia mengatakan motif perbuatannya hanya demi kepuasan seks semata. Chikatilo dan rentetan perbuatan sadisnya ini ibarat mimpi buruk bagi setiap orang. Dia mengatakan kalau membunuh adalah kesenangannya.

Kasus Chikatilo merupakan salah satu operasi terbesar polisi Rusia sepanjang sejarah kepolisian negara itu. Chikatilo dieksekusi di Rostov pada 14 Februari 1994. Dieksekusi mati dengan hukum tembak setelah Boris Yeltsin, presiden Rusia saat itu menolak banding yang dilakukan oleh Chikalito.

6. Joachim Kroll

Ia merupakan seorang pembunuh berantai kejam yang juga adalah seorang kanibal berasal dari Jerman. Kroll juga dikenal dengan Ruhr Cannibal dan Duisburg Man. Kroll dituduh telah melakukan 13 pembunuhan pada tanggal 3 Juli 1976, Kroll ditahan karena terbukti menculik dan membunuh anak perempuan berusia 4 tahun. Saat polisi masuk ke dalam apartemen Kroll, polisi menemukan tubuh anak perempuan telah terpotong-potong.

Beberapa bagian tubuh ditemukan berada di dalam lemari es dengan tangan ditemukan sedang dalam proses masak daging sup sedangkan usus ditemukan tersangkut di dalam pipa pembuangan. Ya, seperti yang Anda sangka, ia sedang memasak anak perempuan tersebut untuk dimakan. Alasan dia memakan dagingnya untuk menghemat uang belanja. Kroll meninggal karena serangan jantung pada tahuhn 1991 ketika berada dalam penjara Rheinbach dekat kota Bonn.

7. Dennis Rader

Pembunuh keji ini setidaknya memakan 10 korban dalam kurun waktu 1974-1991. Pembunuhan yang berlokasi di Wichita ini diberi julukan BTK atau Bind. Dinamai seperti itu, karena pembunuhan sadis oleh Rader dilakukan dengan menculik para korban lalu mengikat serta mencekiknya sampai sekarat. Namun ia tak membiarkan korbannya mati, ia akan menunggu hingga korbannya sadar untuk kemudian dicekiknya lagi. Mempertahankan korban dalam situasi sekarat dan memperkosa si korban yang malang. Setelah itu Rader baru menghabisi nyawa korbannya.

Biasanya korbannya tidak langsung dibunuh tetapi disiksa selama beberapa lama. Ia akan mengikat korbannya dan mencekiknya sampai pingsan dimana hal tersebut dilakukan terus menerus secara berulang sampai korbannya merasakan pengalaman hampir mati. Setelah puas, Rader akan mencekik korbannya sampai benar-benar mati kemudian melakukan masturbasi diatas tubuh korbannya.

8. John George Haigh

Terkenal dengan nama Acid Bath Murderer, John George Haigh lahir pada tanggal 24 Juli 1909 dan dihukum mati pada tanggal 10 Agustus 1949. Haigh merupakan pembunuh berantai di Inggris yang sangat terkenal pada era 1940-an. Ia dihukum atas tuduhan telah membunuh 6 orang. Mengejutkannya adalah jika biasanya para penjahat tidak ingin mengakui kejahatannya, Haigh malah bangga atas tersebut dengan mengaku bahwa perhitungan tersebut salah dan telah ia membunuh total 9 orang.

Metode pembunuhan Haigh adalah dengan melarutkan tubuh korbannya dengan menggunakan cairan asam sulfur supaya sulit untuk didentifikasi mayatnya. Sebelum ia melakukan itu, Haigh akan memaksa para korbannya untuk menjual harta milik mereka kepada Haigh. Ia percaya bahwa ia tidak akan dapat ditangkap karena cairan asam sulfur yang ia gunakan. Dia melarutkan tubuh korbannya dan membuat para polis tidak bisa menuduh Haigh sebagai si pembunuh. Akhirnya Haight terbukti secara forensik sebagai pembunuh berantai terkait dan dieksekusi mati pada 10 Agustus 1949.

9. Ed Gain

Jika Anda penikmat film-film horor seperti Norman Bates-Psycho, Leatherface-The Texas Chainsaw Massacre dan Jame Gumb-The Silence of the Lambs, maka Ed Gain pembunuh sadis yang menjadi inspirasi film-film tersebut. Gain hanya membunuh dua orang saja dan tak memiliki ciri sebagai pembunuh berantai, namun perilaku sadisnya membuat namanya layak di samakan dengan pembunuh berantai lain.

Kegilaan Gain bermula saat ibunya meninggal. Setelah itu dengan rajin ia datang ke makam setempat dan menggali makam yang berisi jenazah wanita paruh baya yang dianggap mirip ibunya. Ia mencuri jenazah tersebut, menguliti dan membuat ‘pakaian’ dari kulit mereka.

Saat polisi menggerebek rumah Gain, bagian tubuh mayat tercecer di seluruh rumah. Pada 1957, akhirnya Gain di tangkap dan di jebloskan ke rumah sakit jiwa usai mendapat vonis kriminal gila. Kisah hidup Gain berakhir pada 1984, tepat pada usia 77 tahun karena kanker dan gagal jantung.

10. Edmund Kemper

Dari para pembunuh berantai yang pernah ada, Edmund Kemper bisa jadi salah satu pembunuh yang paling mengerikan. Dikenal dengan sebutan The Co-ed Killer, Edmund mulai membunuh sejak usianya masih muda. Korban pertama Edmund adalah kakeknya sendiri. Setelah membunuh kakeknya, dia pun melanjutkan aksinya dengan menghabisi nyawa 6 perempuan yang ada di daerah Santa Cruz.

Beberapa hari kemudian, ibu dan salah satu temannya pun meninggal di tangan Edmund. Setelah aksinya itu, Edmund pun menyerahkan dirinya pada polisi. Dia dituduh bersalah atas kasus pembunuhan 8 orang di tahun 1973. Edmund sudah meminta untuk dihukum mati tetapi justru dia harus menghabiskan seluruh masa hidupnya di penjara.

Semoga Bermanfaat Ya Guys (*-*) (^_^)