Deretan Tempat Prostitusi Yang Terkenal Di Dunia

Bisnis prostitusi saat ini tengah menjelma menjadi salah satu bisnis instal paling menguntungkan di dunia, bisnis yang hanya bermodal kecantikan dan juga tubuh yang seksi di kalangan wanita ini akan dengan mudahnya mendapatkan uang banyak hanya dengan hitungan jam saja, terlebih calon klien yang akan memesan jasa prostitusi termasuk golongan berduit atau kalangan pejabat dimana urusan dompet tak pernah kosong.

Di Indonesia sendiri banyak yang menjalankan bisnis prostitusi ini dan sekarang bahkan sudah dijalankan secara online. Seperti yang baru-baru ini terjadi, kasus Tata Chubby dan kasus artist PSK berinisial AA menambah maraknya prostitusi online yang terjadi di Indonesia. Di Indonesia sendiri prostitusi bersifat ilegal, di beberapa negara di dunia prostitusi itu sendiri ada yang bersifat legal. Berikut kami rangkumkan beberapa tempat prostitusi terkenal di dunia:

1. Patpong (Thailand)

Mendengar kata Patpong pasti yang terlintas di kebanyakan orang cuma satu kata, yaitu LadyBoy. Memang Patpong adalah daerah di Bangkok yang terkenal dengan kehidupan malamnya. Tiger Show biasanya menjadi daerah yang menjadi lampu merah Patpong di Thailand. Hiburan malam semakin panas dikawasan Patpong.

Patpong dikenal sebagai distrik prostitusi legal di daerah Bangkok, Thailand. Menurut info yang beredar, sepanjang tempat ini sangat banyak sajian pemuas nafsu bagi kaum adam mulai dari pijat plus-plus, pertunjukan tari sensual, hingga para penjual jasa birahi. Jangan khawatir untuk masalah biaya, karena hanya perlu mengeluarkan sekitar $25 (Rp. 326 ribu), distrik ini akan memanjakan Anda dengan sajian adegan dewasa layaknya di film-film panas.

2. Pigalle (Perancis)

Pigalle yang ada di Paris dan Perancis ini terkenal sebagai ladang basah prostitusi yang sudah tidak diragukan. Banyaknya club malam dan aneka pedagang alat untuk kebutuhan bercinta ramai diperdagangkan di tempat ini.
Tempat prostitusi yang menjual segala macam benda yang berkaitan dengan bercinta. Seperti alat-alat untuk bercinta dan lain sebagainya. Tempat ini terkenal menjual para pelacur yang siap selalu melayani nafsu para lelaki hidung belang, namun berhati-hatilah karena kabarnya banyak pendatang asing kerap kali terjebak oleh preman lokal. Pigalle juga memiliki hiburan tersendiri yaitu sebuah pertunjukan live menonton adegan bercinta yang dipatok harga sekitar $28 (Rp. 365 ribu).

3. Villa Tinto (Belgia)

Ini juga merupakan tempat prostitusi yang sudah dilegalkan oleh pemerintah Belgia. Belgia lebih terkenal dengan makanan khasnya yaitu wafel, namun jangan salah kebijakan pemerintahnya dalam melegalkan bisnis prostitusi pada tahun 2000 yang justru menjadikan Villa Tinto sebagai tempat unggulan para pendatang domestik dan asing. Untuk urusan budget atau pelayanan pemuas nafsu birahi memang harus berpikir dua kali. Buat sekedar tarif pijat saja mereka memasang harga sebesar $83 (Rp. 1 juta). Memang sepertinya tidak terlalu mahal, namun rayuan para wanita-wanita cantik dan seksi akan terus merayu sehingga kamu terus mengeluarkan uang yang banyak untuknya.

4. Kabukicho (Jepang)

Keindahan alam serta tempat-tempat tradisional di Jepang berhasil memanjakan mata serta pikiran orang yang pernah berkunjung kesana. Namun dibalik itu semua, tentu saja Jepang masih memiliki sisi gelap. Salah satu wilayah yang menyajikan Kabukicho di Shinjuku.

Setiap kota besar di Jepang punya kawasan kedai minum yang bercampur dengan kawasan tempat berbagai jenis bisnis seks. Bisnis ini disebut “Fuzoku Gyokai”. Di Tokyo ada Kabukicho, di Sendai ada Kokubuncho, di Hiroshima Nagaregawa, Kumamoto Chuogai dan sebagainya. Berbagai jenis jasa disediakan. Yang paling ringan adalah jasa penyewaan video porno. Di situ tamu disediakan kamar berukuran kecil tempat ia menonton video. Ada pula jasa tekoki, yaitu jasa masturbasi pakai tangan. Penyedia jasa ini memberikan layanan berupa perempuan yang mengizinkan sekitar payudaranya diraba, lalu setelah beberapa menit ia akan melakukan masturbasi kepada tamu.

Kabukicho merupakan tempat prostitusi yang sangat ekslusif di Jepang yang dipenuhi dengan wanita-wanita cantik serta seksi yang siap melayani pelanggan dengan cara yang sama persis seperti video porno yang menggairahkan.
Pasalnya fantasi bercinta yang sulit ditebak bisa didapatkan di tempat ini. Bayangkan saja, seisi tempat ini dihiasi oleh sejumlah wanita nakal dengan berpakain perawat, sekretaris dan pembantu rumah tangga. Namun tentunya tempat ini memiliki tampilan yang sexy dan sangat menggugah iman. Untuk berkunjung ke Kabukicho bersiaplah merogoh kocek Anda dalam-dalam. Untuk dua jamnya saja tarif yang dipatok berkisar antara $30-$140 (Rp. 400 ribu – Rp. 1,8jt. Dan bila Anda menginginkan para wanita tersebut secara pribadi ke ruang, Anda persiapkan kocek sebesar $250 (Rp. 3,2 juta) per jamnya.

5. De Wallen (Belanda)

Red light district’ atau kawasan prostitusi ini sepertinya tidak bisa dilewatkan jika membahas mengenai pariwisata negeri Kincir Angin, Belanda. Red light district di Amsterdam Belanda yang dikenal dengan istilah De Wallen ini disebut-sebut sebagai pusat prostitusi terbesar di dunia. Di samping statusnya yang legal, uniknya De Wallen di Belanda ini tak ubahnya sebagai kawasan perkantoran.

De Wallen menjadi tempat prostitusi yang paling spesial didunia karena sudah dilegalkan oleh pemerintah dan dijadikan sebagai tempat yang nyaman, aman, bersih dan indah. Banyak sekali para turis yang ketagihan datang ke sini untuk mendapatkan pelayanan dari para PSK, pria hidung belang bisa mengeluarkan uang sekitar $69 (Rp. 900 ribu) untuk 15 menit pertama. Pengunjung juga bisa mendapatkannya secara gratis jika pengunjung tersebut bisa merayu dan bersilat lidah sehingga membuat PSK tertarik padanya.

6. Angeles City (Filipina)

Walaupun dirasa cukup besar, akan tetapi industri seks di Filipina tidak begitu disukai masyarakat sekitar bahkan dinyatakan ilegal oleh pemerintahnya. Tapi namanya juga bisnis lendir, ada saja yang masih bandel. Secara sembunyi-sembunyi para pekerja seks komersial (PSK) menjalankan geliat prostitusi tersebut.

Mayoritas industri seks di Filipina dibalut dengan wisata hiburan yang tersedia di pub atau cafe-cafe. Bahkan kabarnya sekitar 60% wisatawan yang berkunjung ke Filipina hanya ingin menikmati wisata seks saja. Meskipun masih tergolong ilegal, namun tak bisa dipungkiri bahwa saat ini prostitusi di Filipina telah menjadi salah satu daya tarik pariwisata tersendiri di berbagai kota besar maupun destinasi pariwisata di Filipina.

7. Fortaleza (Brasil)

Di antara negara-negara Amerika, Brasil termasuk satu negara yang memiliki wisata seks cukup terkenal dengan kecantikan dan moleknya para gadis di negara tersebut serta dukungan dari pemerintah maka industri seks di Brasil tumbuh pesat. Bahkan saat diadakan acara internasional, seperti Piala Dunia promosi wisata seks juga diikutsertakan.

Soal tarif sendiri di sini sebenarnya bisa dibilang mahal, sekitar $ 60an atau sekitar Rp. 790 ribu untuk satu jamnya namun ini tarif untuk wanita-wanita dewasa. Sedangkan untuk para pekerja remaja usia sekitar 13 tahunan tarifnya jauh lebih murah sekitar $5,5 saja atau Rp. 72 ribu. Remaja-remaja tanggung yang jadi pekerja nafsu ini biasanya diketahui oleh orangtuanya. Bahkan hasil dari bekerja ini seringkali memang untuk membantu ekonomi keluarga.

Nah, itulah dia beberapa tempat prostitusi paling terkenal di dunia.