Fakta Menarik Tentang Perayaan Hari Perempuan Internasional

Hei para ladies,, selamat hari perempuan internasional yaa. Ngomong-ngomong hari ini hari perempuan internasional, keren kali yaa kalau kita ngebahas tentang perayaan ini. By the way apa sih itu hari perempuan internasional? Dan kenapa harus ada perayaan nya? Bingungkan? Nah, daripada kepala puyeng mikirin itu mending kita cek aja yuk, ulasannya dibawah ini.

Apa itu Hari perempuan Internasional? Hari perempuan internasional adalah sebuah hari besar yang dirayakan di seluruh dunia untuk memperingati keberhasilan kaum perempuan di bidang ekonomi, politik dan sosial. Di antara peristiwa-peristiwa historis yang terkait lainnya, perayaan ini juga memperingati kebakaran di Pabrik Triangle Shirtwaist di New York pada 1911 yang mengakibatkan 140 orang perempuan kehilangan nyawanya. Hari Perempuan Internasional sebenarnya bertujuan untuk merangkul masyarakat untuk maju dan melakukan aksi untuk membantu menggerakkan kesetaraan jender. Pesan itu sendiri sudah disebarkan keseluruh dunia, khususnya kepada jutaan perempuan yang ikut serta dalam memperingati hari bersejarah bagi perempuan.

Hari Perempuan Internasional bukan tentang perayaan yang dilakukan dengan memberikan bunga untuk menghargai dan membuatnya merasa hebat melainkan itu merupakan sebuah simbol perjuangan yang dilalui semua perempuan di seluruh dunia untuk memperoleh kesetaraan dan hak serta sebagai pengingat bahwa jalan hidup masih panjang.

Mengapa hari itu penting? Karena prestasi para perempuan, terutama yang berhubungan dengan rumah seperti membesarkan anak, bersih-bersih, memasak, dll sering diabaikan dan diremehkan. Jadi, dengan adanya hari ini akan sangat membantu untuk mengingatkan orang-orang tentang kontribusi penting yang disumbangkan para perempuan di seluruh dunia.

Sejarah Hari perempuan Internasional

Perayaan ini sendiri pertama kali dikemukakan pada saat memasuki abad ke-20 di tengah-tengah gelombang industrialisasi dan ekspansi ekonomi yang menyebabkan timbulnya protes-protes mengenai kondisi kerja. Kaum perempuan dari pabrik pakaian dan tekstil mengadakan protes pada 8 Maret 1857 di New York City. Para buruh garmen memprotes apa yang mereka rasakan sebagai kondisi kerja yang sangat buruk dan tingkat gaji yang rendah. Para pengunjuk rasa diserang dan dibubarkan oleh polisi. Kaum perempuan ini pun memutuskan untuk membentuk serikat buruh pada bulan yang sama.

Perayaan Hari Perempuan Internasional pertama kali berlangsung di negara Austria, Denmark, Jerman dan Swiss pada 19 Maret 1911. Clara Zetkin merupakan tokoh gerakan kiri perempuan di Jerman yang menuangkan ide tentang hari khusus perempuan tersebut pada tahun 1910. Zetkin menyarankan agar setiap negara harus merayakan hari itu setiap tahun untuk mendorong tuntutan-tuntutan mereka.

Lebih dari 100 perempuan dari 17 negara di satu konferensi menyepakati saran Zetkin dan bersepakat untuk membentuk Hari Perempuan Internasional. Hari Perempuan Internasional untuk pertama kali dirayakan di Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss pada tanggal 19 Maret 1911. Dua tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1913, diputuskan bahwa tanggal peringatan hari khusus perempuan tersebut menjadi 8 Maret. Hal itu dimaksudkan untuk menyatukan dan lebih menyolidkan tekad kaum perempuan. Sejak saat itulah Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Selain Clara Zetkin, tokoh gerakan kiri perempuan yang juga ikut serta dalam lahirnya Hari Perempuan Internasional adalah Rosa Luxemburg. Bersama Karl Liebknecht, Rosa memimpin pemberontakan Spartakus di Berlin, awal Januari 1919. Akan tetapi itu tidak bertahan lama karena pada akhirnya ia ditangkap, disiksa dan dibunuh oleh Freikorps. Kini namanya pun diabadikan sebagai nama jalan di Berlin, Rosa Luxemburgstrasse dan Rosa Luxemburgplatz.

Cara unik merayakan Hari perempuan Internasional

Hari Perempuan Internasional atau dalam bahasa bekennya International Women’s Day ini juga dapat diperingatin dengan berbagai cara, contohnya saja seperti di Amerika Serikat, mereka memeringati lewat pertunjukkan musik dan diskusi panel tentang kesetaraan gender. Tanzania merayakan lewat pertandingan hoki persahabatan antara pria dan wanita. Di India, Hari Perempuan Internasional diperingati lewat acara bersepeda dan berjalan bersama di New Delhi. Sementara Gaza merayakan dengan pertunjukkan musik dan tarian. Selain itu di beberapa negara lainnya juga ikut merayakannya dnegan cara yang berbeda. Berikut adalah perayaan unik lainnya:

Kontes Mahir Membuka Bra Di Cina

Sebuah mall di Cina melakukan sesuatu yang unik untuk merayakan Hari Perempuan Internasional. Pusat perbelanjaan yang terletak di kota Liuzhou ini menggelar kompetisi unik yaitu adu cepat membuka bra wanita. Yang menjadi model dalam kompetisi ini adalah wanita-wanita muda dan cantik yang mengenakan pakaian bikini. Semua model tersebut dijajarkan pada sebuah panggung yang terletak di tengah mall.

Setelah diadakan seleksi peserta yang cukup ketat, didapat sebanyak 8 peserta yang lolos untuk mengikuti kontes unik ini. Kedelapan peserta tersebut terdiri dari 7 orang perempuan dan 1 orang laki-laki. Dalam mengikuti kontes peserta hanya diperbolehkan melepas bra para model dengan satu tangan saja. Dan pada akhirnya yang menjadi juara dari kontes aneh ini adalah seorang wanita yang enggan disebutkan namanya, dia berhasil melepas bra dengan catatan waktu 14 detik saja. Luar biasa bukan teman. Kompetisi unik ini berhasil meningkatkan kedatangan para pengunjung ke mall.

Women’s March Peringati Hari Perempuan Internasional Di Indonesia

Beberapa hari lalu tepatnya pada hari sabtu tanggal 4 Maret 2017, dilakukan aksi yang bertajuk Women’s March di depan Istana Negara, Jakarta dalam rangka peringatan Hari Perempuan Internasional. Aksi yang diikuti ratusan orang dari berbagai organisasi nirlaba, aktivis perempuan, pelajar/mahasiswa dan kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) ini mendesak pemerintah untuk segera menyelesaikan persoalan yang melilit perempuan Indonesia.

Mereka juga meminta pemerintah menghapus semua kekerasan berbasis agama dan diskriminasi dengan alasan apapun. Perempuan Indonesia harus bersatu mengedepankan Indonesia yang mengutamakan prinsip Bhinneka Tunggal Ika yaitu “berbeda tetapi satu”. Dalam aksi tersebut mereka juga membawa spanduk-spanduk yang bertuliskan “Girls Are Not Brides!,” “Perempuan Bukan Properti,” dan “Jangan Atur Tubuhku.” Keren banget bukan?

Lampu Lalu Lintas Unik Penghormatan Untuk Hari Perempuan Internasional Di Australia

Berbeda halnya dengan kota Melbourne yang punya cara unik sendiri untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Tidak hanya dengan bunga ataupun hadiah untuk perempuan terkasih, Melbourne mengungkapkannya lewat lampu lalu lintas. Biasanya kita melihat jika lampu lalu lintas hanya mempunyai 3 warna saja, merah, hijau dan kuning. Namun khusus untuk memperingati hari bagi perempuan ini, pemerintah setempat menyiapkan lampu bergambar siluet seorang wanita. Wanita yang dijadikan siluet dalam lampu tersebut juga bukan merupakan wanita sembarangan, dia adalah Mary Rogers yang merupakan gubernur wanita pertama di Negara Bagian Victoria dan yang kedua di Australia. Lampu lalu lintas unik pertama ini akan menjadi bagian dari lalu lintas warga Melbourne untuk seterusnya.

Tuh lihat guys,, sebenarnya untuk memperingatin perayaan itu tidak perlu dengan hal yang berlebihan bukan? Buktinya saja hal seperti diatas saja mampu membuat mereka merasa dihargai. Teruslah menjadi perempuan-perempuan tangguh yang mampu membawa nama baik di kancah Internasional.