Sungguh Kejam, Banyak Pasien Mati Di Tangan Dokter Ini

Dokter seharusnya menjadi malaikat penyelamat bagi pasien-pasien yang membutuhkan pertolongan tetai yang terjadi belakangan ini malah sebaliknya. Para dokter ini malah menjadi malaikat penyabut nyawa, kisah para dokter sinting yang melakukan eksperimen sadis bukan cuma ada di dalam film tapi benar terjadi di dunia nyata. Hal ini diketahui dari berbagai bukti-bukti mengerikan yang ditinggalkan sang dokter. Tak terbayangkan, sang malaikat itu melakukan hal-hal keji yang tak terbayangkan. Siapa saja dokter-dokter laknat tersebut? Simak ulasannya berikut.

1. Dr. Harold Shipman

Shipman, dengan nama lengkap Harold Frederick Shipman lahir 14 Juni 1946 sebagai anak kedua dari tiga bersaudara. Dr. Harold Frederick Shipman seharusnya sudah menjadi kewajibannya untuk menyembuhkan pasiennya tapi Dr. Fred malah memberikan dosis mematikan diamorphin kepada banyak pasiennya yang kebanyakan orang tua. Dari hasil penyelidikan polisi Inggris, Fred setidaknya telah membunuh 215 orang yang selama ini menjadi pasiennya, di awal kariernya sebagai pembunuh Fred memberikan dosis berlebihan yang mematikan kepada 15 pasiennya.

Aksi dokter yang sebetulnya berprestasi itu berlanjut terus hingga 215 pasien,Fred tidak hanya menghabisi nyawa pasiennya tetapi juga membuat sertifikat kematian mereka dan menuliskan faktor tua sebagai penyebab kematian itu. Dr. Fred sangat menikmati jalannya proses kematian orang-orang yang bisa ia saksikan langsung. Ia juga sangat meresapi peran yang dimainkannya sebagai dokter yang mampu mengontrol hidup dan mati seseorang. Fred pernah terjebak dalam ketergantungan obat-obatan pada saat sudah menjadi dokter, Fred sempat bermasalah dengan narkotik dan lainnya sampai akhirnya harus direhabilitasi.

Pada 13 Januari 2004, Dr. Fred ditemukan tewas gantung diri di kamar selnya. Kematian sang dokter pembunuh berantai itu sekaligus menutup misteri yang belum terungkap tentang motif dibalik aksi mencabut nyawa para pasiennya itu.

2. Dr. Carl Clauberg

Carl Clauberg merupakan seorang dokter spesialis gynaekologi Jerman yang di ntara banyak dokter lain tetap loyal ke regimen Nazi dan melakukan eksperimen pada sekitar 300 wanita yang kebanyakan merupakan seorang Yahudi.
Salah satu dokter gila yang lain, Carl Clauberg membunuh ratusan perempuan pada perang dunia kedua. Hal itu disebabkan karena dokter ini mencoba melakukan sterilisasi massal pada perempuan Jerman saat itu. Caluberg menyuntikan cairan asam pada 300 rahim perempuan, padahal hal tersebut dapat merusak ovarium. Sintingnya lagi, tubuh-tubuh wanita yang tewas kemudian dijadikan Carl sebagai bahan percobaan untuk penelitiannya.

3. Dr. Shiro Ishii

Ia adalah seorang ahli mikrobiologi Jepang dan seorang jenderal dari unit perang biologis Imperial Japanese Army yang bertanggung jawab atas eksperimen manusia dan kejahatan perang selama perang Sino Jepang II. Setelah lulus sekolah kedokteran pada tahun 1922, Dr. Ishii ditugaskan dirumah sakit tentara pertama dan Army Medical School di Tokyo. Pada tahun 1942, Shiro memulai eksperimen terkenal pada manusia sebagai bagian dari proyek rahasia untuk tentara Jepang, berbagai eksperimen ia lakukan langsung ke objek manusia baik masih hidup atau sudah mati secara brutal. Seperti dengan sengaja memotong tubuh subjeknya untuk diteliti atau dengan mengikat sejumlah bom ke korbannya untuk menguji efektivitas dari bom tersebut.

Sedikitnya 3.000 orang tewas dalam eksperimennya di fasilitas Unit 731. Sekitar 200.000 orang tewas dalam tes bidang senjata biologis. Antara 20.000 sampai 30.000 orang China tewas ketika wabah infeksi dari tikus yang diciptakan dari Unit 731 pada akhir Perang Dunia II. Hebat sekali orang ini sanggup menewaskan ribuan orang.

4. Dr. Josef Mangele Rudolf

Setelah lulus dari Frankfurt Medical School, Mengele ikut wajib militer menjadi tentara selama perang dunia II dan kemudian menawarkan diri untuk pelayanan medis dari Waffen SS. Mengele mulai menyalahgunakan tahanan. Pada perang dunia II, dokter ini terkenal karena kesadisannya. Mangele dengan berani melakukan percobaan medis kepada manusia.

Dokter yang memiliki julukan sang malaikat kematian ini sangat terobsesi dengan kelahiran kembar. Akhirnya dia melakukan eksperimen tidak manusiawi pada beberapa saudara kembar. Ada yang diamputasi, ada yang matanya dicongkel dan percobaan mengerikan lainnya. Dia juga pernah bekerja di camp Nazi dan melakukan percobaan gas berbahaya pada beberapa anak di sana. Setelah Jerman kalah, Mangele kabur ke Amerika Selatan.

5. Dr. Michael Swango

Meskipun dokter yang berasal dari Amerika ini terlihat sangat tampan dan menyenangkan, namun sudah terlihat tanda-tanda tak wajar pada mental dan jiwanya. Yah, Michael Swango dianggap sebagai orang yang memiliki kelainan oleh teman-teman di sekolah kedokteran yang ia ambil. Swango kerap mengumpulkan berbagai gambar mengerikan yang di dalamnya selalu terlihat darah berceceran.

Saat sudah menjadi seorang dokter, rekan Swango semakin curiga saat beberapa pasiennya justru mengalami kondisi yang sangat buruk. Dan setelah diperkirakan telah membunuh sebanyak 30 orang, polisipun lantas menggeledah rumah Swango yang terdapat banyak bahan kimia dan racun di dalamnya. Ia pun dipenjara walau akhirnya sempat terbebas akibat perilaku baik.

Namun tak berhenti, Swango masih saja kerap membunuh orang dengan berbagai cara melalui karirnya sebagai dokter. Hingga di tahun 1997, ia pun menjadi buronan dan berhasil ditangkap di bandara. Ia lantas diberi hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.

6. Dr. John Bodkin Adams

Ia adalah seorang dokter Inggris yang diperkirakan telah membunuh 160 pasiennya di tahun 1946 hingga 1956. Adams merupakan dokter umum yang terkesan ramah terutama terhadap pasien wanita lanjut usia. Dan di sini pulalah ia akan memberi perhatian kepada mereka hingga para lansia ini memasukkannya ke dalam daftar pewaris harta mereka.

Belum berhenti disitu, walau beberapa orang yakin atas tindakan pembunuhannya kepada pasien, ia tak kunjung menjadi tersangka atas kematian yang masih tak terbukti. Akan tetapi, polisi berhasil menemukan beberapa obat-obatan yang berbahaya dan tak ada dalam daftar kedokteran di dalam rumahnya. Atas hal itu, ia pun dihukum penjara selama 2 tahun, hingga akhirnya bebas. Namun setelah dibebaskan, Adams meninggal dunia dengan alasan yang masih tak diketahui.

7. Dr. H.H. Holmes

Ia lulusan Michigan Medical School yang merupakan salah satu pembunuh berantai pertama dalam sejarah AS. Dia membuka sebuah hotel yang telah dirancang memenuhi tujuan sadisnya, kamar tidur dilengkapi pipa gas dan pintu rahasia. Dia memilih wanita sebagai korban, baik dari karyawan maupun tamu. Setelah disiksa sampai mati, mayat korban dibawa ke ruang bawah tanah untuk dibedah dan dijadikan model. Ada 27 korban yang diverifikasi, namun polisi mengatakan ada banyak bagian tubuh yang sudah dipotong dan membusuk, jadi sulit diketahui berapa pasti jumlahnya.

Kadang tak semua orang paham akan etika profesinya sendiri, seperti para dokter ini, ketika mereka dituntut untuk bisa menyelamatkan nyawa, malah melakukan hal yang sebaliknya. Citra dokter yang mulia akhirnya pun terhina gara-gara segelintir orang termasuk sosok-sosok di atas.