Yuk, Memahami Apa Itu Bitcoin

Hacker di balik serangan ransomware global meminta pembayaran dengan Bitcoin. Apa sebenarnya itu Bitcoin? Berikut rangkuman penjelasannya.

Apa Itu Bitcoin?

Bitcoin adalah sebuah mata uang virtual yang dapat digunakan untuk bertransaksi online. Bitcoin ini memang bukan berupa uang asli, sehingga jika ditanya bagaimanakah bentuk mata uang ini, maka yang jelas bentuknya bukan seperti mata uang fisik yang dikeluarkan oleh sebuah bank dan bukan pula mata uang dari sebuah negara. Bentuk dari mata uang unik ini adalah hanya sebuah file layaknya file-file umum biasa. Lalu mengapa file-file Bitcoin ini dapat digunakan sebagai mata uang virtual?

File tersebut merupakan enskripsi dari kode-kode unik yang menjadikannya tak sama dengan yang lain. Seperti file-file yang ada di komputer atau PC anda seperti file pdf, docx, dll. Sama halnya dengan file tersebut, file Bitcoin juga dapat disimpan dalam komputer atau sebuah flash disk atau software yang dinamakan BitCoin Digital Wallet. Selain itu BitCoin juga dapat di simpan di jasa penyimpanan BitCoin di Internet yang berbentuk layaknya sosial cloud.

Lahirnya BitCoin ini dimulai pada sekitar tahun 2007. BitCoin ini diciptakan oleh seorang ahli komputer asal Jepang yang mencoba mengembangkan sistem mata uang virtual model baru yang sama sekali tidak terikat oleh pihak atau otoritas manapun. Ahli komputer tersebut adalah Satoshi Nakamoto. Pria asal jepang tersebut mengaku mengembangkan BitCoin selama 2 tahun dan mulai melepasnya di dunia internet pada tahun 2009 dan akhirnya menyebar hingga saat ini.

Namun ada beberapa ahli yang menyatakan bahwa sang penemu tersebut adalah nama fiktif dan tidak ada secara nyata orang dengan nama tersebut. Ada sebagian ahli yang menyatakan bahwa mata uang Bitcoin merupakan sesuatu yang dibuat oleh seseorang atau kelompok orang yang memang ingin membuat persepsi baru dalam dunia transaksi online. Dan tujuan utamanya tentu saja untuk mengambil keuntungan. Namun, kembali lagi terlepas dari banyak nya cerita yang beredar nyatanya kini sudah ada orang yang bertransaksi dengan menggunakan Bitcoin dan nampaknya hal tersebut makin marak bahkan sudah menyentuh masyarakat maya di Indonesia.

Sistem yang terdesentralisasi juga menjaga keamanan privasi pemilik Bitcoin dan memastikan bahwa uang Bitcoin mereka tidak bisa di bekukan siapapun. Pengunaan bitcoin sendiri juga terus meningkat. Mt.Gox salah satu exchanger terbesar menunjukkan bahwa mereka telah melakukan penukaran Bitcoin dengan dollar hingga mencapai nilai fantasis sebesar $1 juta dollar ( dengan nilai tukar 1BTC = $13 USD). Kedepannya Bitcoin diramalkan akan terus meningkat dan pengguna bitcoin akan terus menambah.

Penyebaran Bitcoin

Jika ditanyakan bagaimana nilai serta penyebaran mata uang Bitcoin. Mengenai penyebarannya saat ini Bitcoin sudah tersebar hampir di seluruh penjuru dunia. Namun ada beberapa negara yang dengan tegas telah menolak penggunaan mata uang Bitcoin sebagai alat transaksi online. Negera-negera tersebut diantaranya adalah China dan Singapura, negara tersebut memang menolak penggunaan Bitcoin sebagai alat jual beli yang sah karena sifatnya yang tidak aman. Selain itu Bitcoin juga dikawatirkan akan memberikan dampak buruk terhadap kestabilan transaksi online di negara tersebut.

Apakah Bitcoin Aman?

Anda mungkin berpikir bahwa sistem Bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri. Kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai tanpa cacat. Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.

Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchanger. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Anda jika komputer terjangkit virus.

Fitur Bitcoin:

Transfer instant secara peer to peer

Peer-to-peer sendiri artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan.

Transfer ke mana saja

Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja dalam hitungan detik, kapanpun dan darimanapun yang anda mau. Pengiriman uang dengan Bitcoin bisa terjadi hanya dengan modal sebuah smartphone dan koneksi internet.

Biaya transfer sangat kecil

Biaya pengiriman pun bisa dihilangkan sampai gratis, namun untuk mempercepat transaksi, biasanya dompet Bitcoin anda akan memotong biaya sekitar 500 – 3,000 rupiah, tidak peduli berapa jumlah uang yang dikirimkan.

Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan

Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali

Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous

Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat, namun kita tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut bila si pemilik tidak memberitahukannya. Setiap pengguna Bitcoin sebenarnya bisa memilih apakah namanya ingin dimunculkan atau tidak, namun meskipun si pengguna ingin merahasiakan identitasnya, semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik.

Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin

Kelebihan dari Bitcoin sebagai mata uang virtual dan alat pembayaran online adalah sifatnya yang simple dan ringkas. Bitcoin merupakan alat transaksi orang per orang dan hanya orang yang memegangnya yang bisa menggunakannya. Selain itu dalam menggunakannya pun, kita tidak perlu menyertakan informasi pribadinya seperti pada mata uang bank atau akun transaksi online lain. Hal ini tentunya memberikan keamanan informasi dari sang pemilik.

Yang menjadi kerugian dari pemakaian Bitcoin adalah karena bentuknya yang hanya berupa file atau bentuk fisiknya tidak nyata sehingga memungkinkan Bitcoin menjadi rusak, hilang atau terhapus. Jika hal-hal ini terjadi maka tidak ada pihak yang bertanggung jawab selain diri kita sendiri. Bitcoin ini juga rentan dalam kasus pembobolan atau hack. Dan kelemahan terbesarnya adalah karena Bitcoin merupakan sebuah alat transaksi yang hadir karena ada kemauan dan kepercayaan dari para penggunaya. Hal ini memungkinkan suatu saat Bitcoin bisa benar-benar tidak bernilai karena sudah tidak ada yang mau menggunakan mata uang tersebut.

Mata uang Bitcoin memang merupakan hasil dari perkembangan dunia teknologi ecommerce yang tumbuh terlalu massif. Dan bagi anda yang memang seorang pelaku ecommerce boleh saja mengikuti dan mengerti lebih dalam tentang perkembangan yang ada, namun yang terpenting adalah tetap mengutamakan keamanan transaksi anda. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan mata uang virtual unik yang satu ini.