Inilah Penjelasan Kenapa Saat Lapar Perut Berbunyi

Tubuh Manusia adalah mesin yang sangat luar biasa dan setiap saat akan melakukan sesuatu untuk mengingatkan Anda bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Salah satunya adalah Bunyi Perut dari sekian banyak pengingat ini. kadang bunyinya Keras, lembut, pelan. Seolah banyak yang ingin dikatakan oleh perut kita. Bunyi Perut sering kali dianggap sebagai tanda bahwa perut kosong dan Anda sedang lapar dan ternyata, perut kita itu bisa berbunyi tidak hanya pada saat kita merasa lapar. Perut terisi juga bisa mengeluarkan bunyi yang bisa terdengar jelas. Lalu, kenapa ya perut kita itu bisa mengeluarkan bunyi?

Penyebab Perut Berbunyi

Pada normalnya, perut memang selalu berbunyi layaknya bunyi yang dengar atau Anda rasakan saat merasa lapar, hanya saja bunyi atau rasa itu akan teredam jika keadaan perut atau saluran pencernaan terisi oleh makanan. Namun, di saat perut atau saluran pencernaan itu kosong atau di saat Anda merasa lapar, bunyi atau rasa itu akan menjadi lebih terdengar atau lebih terasa. Itulah sebabnya mengapa saat Anda lapar, maka Anda akan mendengar bunyi atau merasakan Raungan dari perut.

Rasa lapar itu mulai datang ketika bahan-bahan yang bergizi hilang di dalam darah. Bila itu terjadi, pembuluh-pembuluh darah akan memberi pesan ke bagian otak yang dinamakan pusat rasa lapar. Pusat rasa lapar bekerja sebagai sebuah rem. Namun rem yang satu ini bukanlah rem di mobil, melainkan rem di perut.

Lambung dan usus adalah alat pencernaan di dalam perut yang selalu bergerak tanpa henti karena fungsinya yang mencerna makanan agar mudah diserap oleh tubuh kita, bahan-bahan makanan ini akan terdorong dan terpecah menjadi bagian-bagian kecil, selama proses ini akan membuat otot-otot dalam perut dan juga usus akan bergerak dan melepaskan cairan pencernaan yang akan berinteraksi dengan gas dan udara di dalam usus. Biasanya proses ini tidak menimbulkan bunyi, namun terkadang bisa menimbulkan bunyi dalam perut. Bunyi yang terjadi di dalam perut ketika kita lapar disebut juga dengan Borborygmi. Biasanya bunyi dalam perut akan semakin jelas terdengar ketika perut kita merasa lapar.

Selama darah mendapatkan makanan yang cukup maka pusat rasa lapar akan memperlambat gerak perut, setelah 6 jam kemudian, hampir semua makanan yang masuk tadi sudah tercerna. Apabila semua makanan sudah dicerna, maka di dalam organ ini jelas tidak ada makanan dan hanya tersisa udara. Lambung dan usus yang terus bergerak, membuat udara yang ada akan terdorong kesana dan kemari. Dan membuat bunyi di dalam perut ketika sedang lapar atau keroncongan, bunyi ini akan semakin besar jika di dalam perut dan usus kecil tidak ada makanan.

Apakah Perut Berbunyi Itu Normal? Sebenarnya, perut yang berbunyi adalah hal yang normal terjadi pada setiap orang, walaupun di beberapa kasus tertentu perut berbunyi adalah gejala dan tanda dari sebuah penyakit. Tetapi perut yang lapar kemudian mengeluarkan bunyi adalah hal yang biasa terjadi. Anda mungkin sering kali mendengar perut keroncongan karena belum diisi dengan makanan apapun. Tetapi sebenarnya suara ini bisa saja tetap muncul bahkan ketika perut sudah diisi makanan.

Dalam bahasa medis, suara yang ditimbulkan oleh perut disebut dengan Borborgimi atau yang biasa dikenal oleh orang awam sebagai bunyi Kruuuuuk dari perut keroncongan. Sebenarnya masih belum diketahui pasti apa yang membuat perut mengeluarkan bunyi ketika mendekati waktu makan ataupun saat mencium bau lezat dari makanan. Borbogimi adalah bahasa yunani yang berarti ‘gemuruh’. Memang benar ketika perut Anda kosong dan tidak ada makanan, suara yang dikeluarkan seperti bunyi gemuruh.

Kenapa Bunyi Perut Sangat Kencang Ketika Lapar? Sebenarnya, dua jam setelah saluran cerna mengosongkan semua makanan dari tempatnya, perut akan memberikan sinyal pada otak untuk mengeluarkan hormon sebagai respon dari perut yang kosong. Kemudian otak menjawab sinyal tersebut dengan cara menstimulasi otot-otot polos yang ada pada saluran cerna dan memulai gerakan Peristaltik.

Pada saat perut kosong, ada reseptor pada dinding perut dan usus halus yang dapat mendeteksi ketidakadaan makanan, sehingga dihasilkan lah gerakan refleks yang disebabkan oleh adanya aktivitas listrik pada sistem saraf enterik. Jadi, keberadaan makanan pada saluran cerna sangat memengaruhi kekuatan dan frekuensi gerakan peristaltik yang terjadi. Saat perut lapar atau kosong, maka kontraksi akan terjadi selama 10 hingga 20 menit dari pertama kali kontraksi dimulai dan akan berulang lagi setiap 1 hingga 2 jam sampai makanan tersedia di saluran cerna.

Bagaimana Cara Mencegah Perut Bunyi? Salah satu tips yang dapat membuat perut Anda diam dan tidak lagi mengeluarkan suara tersebut lagi, yaitu dengan makan dengan porsi kecil namun sering, daripada makan dengan porsi yang besar tetapi langsung bisa disapu dan dibersihkan oleh saluran cerna dalam satu kali waktu karna sistem pencernaan akan mempunyai kesempatan lebih sedikit untuk menghasilkan gerakan peristaltik yang ribut. Selain itu mengurangi makanan yang mengandung gas dapat menurunkan suara keroncongan yang keras dari perut Anda.

Demikianlah penjelasan singkat kenapa perut bisa berbunyi ketika kita lapar. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat buat Anda. Terima kasih  sudah membaca artikel dan jangan lupa untuk melihat juga artikel menarik lainnya.