Sungguh Unik, Inilah Hewan Albino Paling Langka Di Dunia

Kita semua pasti sering melihat fenomena Albino, baik itu di dunia nyata maupun hanya dilayar televisi. Albino tidak hanya dialami oleh manusia saja, hewan pun juga bisa mengalaminya. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas seputar tentang mengapa terjadi albino pada hewan. Meskipun albino itu merupakan sebuah kelainan pada kulit, namun beberapa orang bahkan kita sendiri beranggapan bahwa hewan yang mengalami kelainan ini akan terlihat lebih lucu karena semua bagian tubuh mereka akan memiliki warna putih.

Albino berasal dari bahasa latin (Albus berarti Putih), disebut juga sebagai Hypomelanism atau Hypomelanosis. Ini merupakan kelainan genetika dimana tubuh tidak dapat menghasilkan pigmen melanin (sebagai pelindung kulit dari cahaya matahari dan juga warna dari kulit). Dalam kasus ini, enzim yang ikut terlibat dalam memproduksi melanin itu rusak atau bahkan tidak ada. Pada umumnya kondisi seperti ini diturunkan oleh orang tuanya.

Namun dalam sebagian kasus, bisa saja diwariskan oleh orang tua tunggal. Bahkan orang tua yang sama sekali tidak memiliki kelainan ini pun bisa memiliki peluang untuk menurunkan fenomena albino pada anak-anaknya. Hal ini bisa terjadi karena orang tua merupakan pembawa gen penyebab kondisi ini. Albino bisa menyerang hampir semua jenis hewan yang memiliki melanin didalam tubuhnya, contohnya seperti amfibi, burung, moluska, kemudian reptile dan mamalia. Berikut ini beberapa hewan albino.

1. Ular Kobra Albino

Ular Kobra dianggap sebagai sala satu pemangsa paling mematikan, dimana tubuhnya dirancang untuk dapat berkamuflase, pada saat dia sedang menunggu mangsanya. Namun, berbeda dengan Ular Kobra Albino, dimana ia tidak dapat berkamuflase dengan sempurna. Salah satu Ular Kobra Albino diberi nama Goya, yang harus menghabiskan hidupnya di dalam penangkaran, karena Albino yang dideritanya tak memungkinkan dirinya hidup di alam liar.

2. Kolibri Albino

Sementara burung kolibri (Hummingbird) biasa memiliki warna bulu yang bervariasi dari merah terang hingga biru metalik, burung kolibri satu ini memiliki warna tak lazim. Dengan bulu putih di sekujur tubuhnya, kolibri albino itu terlihat mengambang di udara di sebuah kebun di Virginia, Amerika Serikat.

Sayangnya, ahli berpendapat bahwa kondisi albino pada kolibri membuat mereka lebih mudah terlihat oleh predator ketimbang yang memiliki warna biasa. Bahkan kondisi kolibri dengan warna yang lebih cerah secara statistik lebih mudah terpapar penyakit ketimbang yang warna gelap, membuat jenis kolibri tersebut jarang terlihat. Itu membuat kolibri albino yang ditemukan pada April 2012 ini jauh lebih langka lagi.

3.Tupai Albino

Tupai merupakan hewan yang sangat lucu dan menarik, dimana biasanya anda dapat temukan berada di pepohonan sedang mencari makanan. Universitas di wilayah barat Kentucky, USA terkenal akan populasi Tupai Albino. Hewan ini sangat langka, bahkan hanya beberapa orang saja yang pernah melihat Tupai Albino ini. Walaupun terlihat indah, namun Tupai ini memiliki kesulitan bertahan hidup dimana genetika warnanya yang membuat Tupai ini sulit bersembunyi dari predator.

4. Gorila Albino

Orang utan albino di Kalimantan Tengah bukanlah jenis ‘saudara’ albino kita yang pertama kali ditemukan. Pada tahun 1964, seekor gorila albino lahir di Guinea Khatulistiwa, Afrika. Ia, sampai saat ini, adalah satu-satunya gorila berkulit putih yang terdokumentasikan sejarah. Namanya Snowflake, dan hampir seluruh hidupnya yang 39 tahun itu dihabiskan di Kebun Binatang Barcelona, Spanyol.

Kulit albino Snowflake dihasilkan dari mutasi unik leluhurnya.Dalam penelitian yang dilakukan oleh petugas kebun binatang, kemungkinan penyebab kondisi kulitnya tersebut dikarenakan perkawinan ibunya yang tak lazim. Ibu Snowflake ternyata menikah dengan paman Snowflake sendiri, atau kerap disebut inbreeding.

5. Aligator Albino

Warna normal aligator hijau tua yang membuatnya mampu bersembunyi di genangan gelap air tak ditemukan dalam aligator langka ini. Alih-alih gelap dan seram, aligator kali ini berwarna putih dan membuatnya sedikit mengeluarkan kesan lucu. Aligator tersebut kini hidup dalam Aquarium Georgia, New York, Amerika Serikat.

Kelainan pigmen pada aligator tersebut tak hanya mendera bagian kulit namun juga mata. Dan ini berpengaruh besar pada penglihatan makhluk hidup yang kebetulan menderita albino. Dengan kurangnya pigmen di mata, cahaya yang masuk melalui selaput pelanginya menjadi terlalu banyak. Maka tak heran banyak kasus makhluk albino yang sensitif terhadap cahaya.

6. Singa Albino

Singa putih adalah salah satu hewan albino terlangka di Dunia. Singa yang di sebut juga sebagai raja hutan. Di pedalaman Afrika terdapat suku-suku yang percaya akan adanya singa putih, dimana mereka akan mendapatkan berkah dan tidak akan pernah kekurangan makanan. Singa putih ini memiliki genetika unik dengan warna kulit Cream di seluruh kulitnya, bahkan bagi pemburu, singa albino ini merupakan harta karun yang harus di jaga hidup dan di lindungi. Hanya terdapat sekitar 550 singa putih di dunia dan kebanyakan singa putih ini berada di Kebun Binatang besar.

Gimana guys, hewan di atas memang menggemaskan dan menarik ya. Rasanya pengen banget dipelihara gitu ya saking uniknya. Tetapi hewan tersebut malah langka lho. Jadi jangan malah diburu dan dipunahkan ya! Kan biar anak cucu kita nanti masih bisa melihatnya, gak hanya sekedar mendengar cerita dari kita.