Inilah Hal Yang Akan Terjadi Jika Menembak Di Luar Angkasa

Dalam perfilman atau game seperti Call of Duty : Ghosts The outer space mission digambarkan dengan adegan tembak menembak di luar angkasa. Dalam dunia nyata, apakah senjata baik itu senapan laras panjang atau pistol bisa digunakan di luar angkasa?

Di dalam perjanjian semua negara di dunia, sebenarnya segala macam senjata sangat dilarang untuk dibawa di luar angkasa. Namun, pada prakteknya 1 atau 2 astronot Rusia, USA atau negara lain tetap dilengkapi dengan senjata api. Tujuannya untuk persiapan, seandainya pendaratan di bumi tidak sesuai dengan rencana, misalnya mendarat di daerah liar ataupun terpencil, senjata pastinya akan dibutuhkan. Senjata api biasanya dimasukkan ke dalam survival tools bersama pisau, medis dsb..

Kembali ke pertanyaan awal, jawabannya tentu bisa. Hal ini bisa terjadi karena sebuah senjata api dalam sebagian besar akan dapat bekerja dengan baik meskipun dalam ruang tanpa oksigen sekalipun. Alasannya adalah selongsong peluru mesiu punya bahan oksidasi sendiri yang dibutuhkan dalam proses pembakaran tanpa sumber ekternal.

Namun pastinya ada dong perbedaan ketika menembak di bumi dengan di luar angkasa. Penasaran? Yuk kita intip bedanya!

1. Suara

Perbedaan pertama berada di suara. Jika menembak di ruang hampa udara maka tidak akan terdengar suara. Hal ini karena ruang hampa tidak dapat menghantarkan gelombang suara. Jadi yang terlihat setelah picu ditarik hanya gumpalan asap yang keluar dari laras senjata.

2. Hukum ke 3 Newton

Dalam proses penembakkan akan diberlakukan terjadinya hukum ke 3 Newton yakni “Jika suatu benda memberikan gaya pada benda lain maka benda yang dikenai gaya akan memberikan gaya yang besarnya sama dengan gaya yang di terima dari benda pertama tetapi arahnya berlawanan”.

Bedanya :

Jika di bumi, itu bukanlah masalah besar sebab kaki penembak menjejak tanah dan gravitasi bumi membuat seseorang tetap bisa menapak di tanah. Paling hanya tersentak bila tolak baliknya kuat dari senjata tersebut.

Sebaliknya jika luar angkasa yang terjadi adalah saat peluru melesat ke depan, penembak akan melesat ke arah sebaliknya, terpental atau bahkan jungkir balik ke belakang di ruang hampa.

3. Nasib si Peluru

Jika menembak di bumi, peluru pastinya akan melesat hingga berhenti mencapai target atau bila tidak mengenai sasaran, peluru akan melesat terus hingga energi dari peluru tersebut melemah dan tertarik oleh gravitasi bumi.

Untuk di luar angkasa, peluru pastinya akan lebih akurat dalam mencapai target dikarenakan tidak adanya hambatan angin dan udara (kecepatan peluru akan sama antara di bumi dan ruang hampa). Jika meleset dari target, peluru akan tetap melesat terus tanpa henti dengan kecepatan yang sama mengarungi ruang dan waktu karena tidak ada gravitasi yang dapat menghentikannya. Peluru akan berhenti jika menabrak sesuatu seperti planet atau asteroid.

4. Hati Hati di Belakang

Pada suatu kondisi yang sangat khusus (dengan probabilitas 1 diantara sejuta dan lokasi penembakan di area gravitasi sebuah planet) yang melibatkan ketinggian, orbit, dan hitungan yang rumit maka peluru yang dilepaskan akan melesat ke depan dan kemudian melakukan sebuah putaran mengikuti pola orbit untuk selanjutnya kembali dari belakang dan mengenai si penembak sendiri.

Itulah hal-hal yang akan terjadi di ruang hampa jika kita menembak di tempat tersebut. Mungkin saja masih ada kondisi lain yang bisa terjadi dalam hal tersebut. Jika diantara kamu ada yang tahu, silahkan diberi komentar ya sob! 🙂