Pengertian USB Dan Jenis Serta Tipe Nya

Laptop dan komputer adalah sebuah perangkat yang memiliki banyak kegunaan mulai dari kebutuhan bekerja hingga bermain. Umumnya benda tersebut akan dilengkapi dengan berbagai perangkat tambahan khususnya untuk PC. Salah satunya adalah Kabel USB, jenis kabel yang paling sering digunakan pada perangkat elektronik saat ini. Hal ini dikarenakan kabel USB (Universal Serial Bus) memiliki desain yang standar yang bisa digunakan pada banyak perangkat elektronik mulai dari untuk printer, scanner, keyboard, mouse, smartphone, digital kamera, disk drive dan lainnya.

Kita tentu sudah tidak asing lagi jikalau ada orang yang menyebutkan kata USB. Bahkan orang yang awam dalam dunia komputer atau teknologi pun biasanya mengetahui kata tersebut. Namun bukan berarti mereka sudah paham apa artinya. Dalam membedakan bentuk dan fungsi dari Kabel USB ini adalah berdasarkan versi dan jenis yang masing-masing memiliki beberapa varian. Mau tahu apa saja itu?, yuk lihat ulasan selengkapnya dibawah ini.

Pengertian USB ( Universal Serial Bus)

USB adalah singkatan dari Universal Serial Bus yang merupakan jenis konektor yang dikembangkan pada tahun 1990-an dengan tujuan untuk menyederhanakan koneksi antara komputer dan perangkat periferal serta hardware lainnya dan USB sangat mendukung transfer data sebesar 12 Mbps ( juta bit per detik) dan menghubungkan alat eksternal (peripheral) seperti scanner, printer, mouse, papan ketik (keyboard), alat penyimpan data (zip drive), flash disk, kamera digital atau perangkat lainnya ke komputer kita.

Setiap komputer yang kita beli saat ini selalu di lengkapi USB port standard yaitu satu atau lebih konektor USB. Konektor-konektor USB tersebut dapat ditancapi berbagai perangkat mulai dari mouse sampai printer secara mudah dan cepat. Sistem operasi saat ini juga sangat mendukung keberadaan USB, mulai versi windows xp ke atas bahkan sudah terdapat installer berbagai perangkat USB yang include dalam satu paket program windows tersebut.

Desain USB sendiri memang dibuat untuk memudahkan user pengguna komputer dalam memasang atau melepas peralatan tambahan pada komputer tanpa perlu mematikan dan membuka CPU komputer kemudian baru menambahkan peralatan tersebut pada slot ISA komputer maupun PCI Slot. Dengan USB kita cukup lepas pasang dengan sangat mudah pada USB Komputer.

Daftar Istilah

  • Port: Tempat untuk memasukkan kabel / peripheral lainnya ke komputer kita.
  • Peripheral: Perangkat  atau perlengkapan
  • Hub: Alat untuk menghubungkan dan memperkuat sinyal satu komputer dengan komputer lainnya melalui media kabel
  • Plug And Play: Bisa langsung dikenali dan digunakan oleh komputer
  • Flash Disk: Media penyimpanan data yang menggunakan teknologi USB. Biasanya besar minimal penyimpanan datanya adalah 128 Mb.

Beberapa Keistimewaan USB

  • Komputer bisa diposisikan menjadi sebuah host
  • Lebih dari 127 perangkat dapat tersambung ke komputer secara langsung maupun menggunakan hub USB
  • Kabel USB yang digunakan secara langsung bisa mencapai 5 meter. Sedangkan jika menggunakan perangkat hub bisa mencapai 30 meter.
  • Perangkat USB bersifat ‘hot swappable’ artinya perangkat keras yang sudah menggunakan port USB bersifat plug and play

Komponen-komponen USB

  • Sambungan USB
  • Perangkat pengontrol penyimpan massal USB
  • Titik_titik percobaan
  • Chip flash memory
  • Oscillator kristal
  • LED
  • Write- protect switch
  • Ruang kosong

 Jenis Dan Versi Kabel USB

Berdasarkan versinya kabel USB memiliki 4 versi, yaitu:

1. USB 1.1

Versi kabel USB 1.1 adalah versi yang pertama yang dirilis sekitar Agustus 1998 dan mulai banyak digunakan di berbagai perangkat elektronik. Versi original-nya, USB 1.0 tidak pernah digunakan pada perangkat elektronik. Versi kabel USB 1.1 ini Memiliki kecepatan up to 12 Mbps. Adapun logo yang dimiliki oleh USB 1.1 ini berwarna biru dengan simbol berbentuk trisula. Namun kini Versi kabel USB ini sudah tidak digunakan lagi.

2. USB 2.0

Versi kabel USB 2.0 adalah versi yang kedua yang rilis pada tahun 2000, yang memiliki kecepatan maximum up to 480Mbps dengan Hi-Speed mode atau pada Full-Speed mode memiliki kecepatan 12Mbps. Supply tegangan maximum (max power out put) 2.5V, 1.8A dan tetap berfungsi baik jika dihubungkan dengan versi sebelumnya (backward-compatible with USB 1.1).

Memiliki logo berwarna biru dengan tambahan tulisan HI-SPEED di atasnya dengan dasar merah. Simbol seperti trisula dengan tambahan tanda “+” di atasnya. Terkadang hanya berupa trisula saja untuk menunjukkan USB yang digunakan adalah USB 2.0, karena USB 1.1 sudah tidak digunakan lagi. Namun fungsinya kabel usb ini masih sama dengan versi sebelumnya.

3. USB 3.0

Versi kabel USB 3.0 adalah versi yang ketiga yang rilis pada tahun 2008, memiliki kecepatan up to 5Gbps pada mode SuperSpeed. Umumnya pada versi kabel USB 3.0 memiliki konektor dan soket USB berwarna biru, yang merupakan tanda perbedaan USB 3.0 dengan versi sebelumnya. Lihat pada gambar dibawah ini.

Pada versi kabel USB 3.0 dikenal sebagai USB SuperSpeed USB dengan logo bertuliskan SUPERSPEED dan memiliki simbol yang berbeda dengan versi sebelumnya, yakni ada tambahan huruf SS di pangkal trisula. USB 3.0 memiliki tampilan yang sama seperti USB 2.0 sehingga cukup kompatibel dengan USB 2.0.

4. USB 3.1

Versi kabel USB 3.1 adalah versi yang keempat yang rilis pada tahun 2013 yang memiliki kecepatan 2 kali leboh tinggi dari versi USB 3.0 yaitu 10 Gbps. Versi ini juga dikenal dengan istilah USB SuperSpeed+ atau SuperSpeed USB 10 Gbps atau standar dengan Thunderbolt (milik Apple). Versi 3.1 ini sangat kompatibel dengan USB 3.0 dan USB 2.0.USB 3.1 mempunyai tiga power supply tegangan yakni 2A pada tegangan 5V (tegangan max 10W), 5A pada tegangan 12V ( tegangan max 60W), 5A pada tegangan 20V (tegangan max 100W).

 

 Type USB

Berdasarkan jenisnya kabel USB memiliki lima type, yaitu:

  • USB Type-A
  • USB Type-B
  • USB Type-C
  • Mini-USB
  • Micro-USB

Masing-masing type memiliki 5 varian, yaitu ukuran Standar, Mini dan Micro kecuali Type-C.

1. USB Tipe A

Dikenal juga dengan nama USB standar A. USB Type-A merupakan rancangan asli USB standar yang berbentuk persegipanjang dan rata dan dapat dijumpai pada port yang ada pada laptop, PC, desktop, game console dan media player. Host untuk USB tipe ini adalah port USB. Type-A male dimasukkan sedangkan tipe B female berfungsi sebagai colokan. Pendek kata Anda memerlukan konektor type A.

Ada beberapa versi USB yang berbeda untuk tipe A ini. Diantaranya adalah USB 1.1, USB 2.0, USB 3.0 (dan versi kebawah). Hal ini berarti konektor tipe A ini pasti kompatibel dengan port tipe A walaupun para pengguna memakai tipe yang berbeda. Seperti contoh device menggunakan USB 3.0 tetapi juga dapat digunakan dengan port 2.0. Selain itu device kecil seperti mouse, keyboard, network adapter, flashdisk dan bluetooth juga menggunakan konektor tipe A. Uraian tersebut penting diketahui untuk mengetahui perbedaan jenis-jenis USB.

2. USB Tipe B

Konektor Tipe B dirancang untuk digunakan pada perangkat periferal USB. Antarmuka tipe B secara fisik hampir mirip dengan bentuk persegi dan sedikit miring pada sudut ujung atas konektor. Seperti konektor tipe A, konektor tipe B juga menggunakan gesekan antar permukaan konektor sebagai pengunci. Dan biasanya dihubungkan ke perangkat semacam printer, telepon dan ekternal hardisk.

Tipe B juga memiliki konektor ‘laki-laki’ yang berada di kabel, dan konektor ‘wanita’ yang menjadi port di perangkat Sejak perangkat periperal memiliki bentuk bervariasi, konektor tipe B juga hadir dalam berbagai bentuk dan desain. Hingga saat ini sudah ada lima desain yang populer digunakan. Meski demikian di bagian salah satu ujung kabel tetap menggunakan USB tipe A. Lima desain tersebut yakni

  • Standarad-B USB 3.0

Desain dari jenis ini sama dengan USB Standard-B. Namun kecepatannya dibuat sama dengan kecepatan USB 3.0. Ciri khas dai jenis ini terletak pada ujungnya yaitu berwarna biru.

  • Micro USB 3.0

Jenis ini merupakan desain terbaru dari USB tipe B. Sebagian besar dari tipe ini digunakan pada USB 3.0 port driver.

  • Micro USB

Micro USB memiliki bentuk yang lebih kecil dibanding Mini USB. Saat ini untuk port USB tipe B ini paling banyak digunakan pada perangkat smartphone, kamera dan drive portable lainnya.

  • Mini USB

Ukuran USB jenis ini sangat kecil. Sayangnya saat ini tidak banyak yang menggunakan jenis USB ini. USB tipe B jenis ini bisa ditemukan pada drive portable tua seperti kamera dan smartphone.

  • Original Standar

Original standar ini dibuat untuk peripheral besar seperi printer atau scanner ke komputer. Pertama kali dibuat USB 1.1 yang juga dapat digunakan oleh USB 2.0

 

3. USB Tipe C

Secara fisik, port tipe C memiliki ukuran kecil, mirip micro-B USB. Bila tipe A berukuran 8,4 mm, sementara tipe USB- C hanya 2,6 mm. Tentunya, dengan ukuran yang kecil akan kompatibel untuk device kecil. Kabel yang berada pada bagian ujung sangat kecil sehingga dapat digunakan secara bolak-balik

USB tipe C mendukung USB 3.1 yang menawarkan kecepatan hingga 10 Gbps dan daya output tinggi mencapai 20V (100W) dan 5A. USB tipe C ini memiliki peran dua arah yaitu sebagai charge peripheral dan charge device host. Salah satu produk yang menggunakan USB-C adalah flashdisk SanDisk Dual USB.

Berbeda dengan tipe lainnya, USB-C memiliki port untuk banyak koneksi. Sehingga tidak membutuhkan banyak kabel ke depannya. Karena menggunakan bi-directional cord, membuatnya dapat digunakan men-charger perangkat lain begitu pula sebaliknya. Selain bisa dijadikan sebagai port power, USB-C turut mendukung koneksi video HDMI, DisplayPort dan VGA.

4. Mini-USB

Mini-USB adalah konektor standar untuk perangkat-perangkat mobile. Mini-USB lebih kecil ketimbang USB reguler, dan digunakan di perangkat kecil seperti smartphone, atau kamera digital. Mini-USB kini sudah ditinggalkan dan sebagian besar kini menggunakan micro-USB.

5. Micro-USB

Pembenahan bentuk dari Mini-USB, dan telah disepakati oleh banyak pabrikan untuk memproduksi berbagai perangkat mobile-nya dengan USB tipe ini. Bentuk USB inilah yang terdapat pada charger smartphone kita. Sebagai tambahan, hanya Apple yang tak menggunakan USB tipe ini.

Cara Kerja Usb

Ketika host (komputer) mencatu perangkat USB, host mendata perangkat yang terhubung ke USB dan menyiapkan alamat memori untuk masing-masing perangkat tersebut. Proses tersebut disebut enumerasi. Sebuah perangkat USB umumnya memiliki 2 ujung dan biasanya disambungkan oleh sebuah kabel. Di dalam kabel tersebut sebenarnya terdapat 4 buah kabel yang mana berwarna merah, coklat, kuning dan biru.

Masing-masing dari kabel tersebut memiliki fungsi yang berbeda, kabel merah dan coklat untuk mengalirkan daya sedangkan biru dan kuning untuk mengirim data. Perangkat USB tersebut juga langsung diinisialisasi oleh host ketika terhubung ke bus USB. Host juga mencoba mencari dan memilihkan tipe transfer data apa yang cocok untuk perangkat tersebut. Sebagai contoh:

  • Interrupt: Untuk perangkat yang hanya memerlukan transfer data kecil seperti: mouse dan keyboard
  • Bulk: Untuk perangkat yang memerlukan transfer data besar seperti: printer
  • Isochronous: Untuk perangkat yang memerlukan transfer data dua arah, dan memerlukan resolusi tinggi seperti: speaker dan webcam

Host dapat juga mengirim perintah dan mendata parameter-parameter yang diperlukan dengan menggunakan control packet. Setelah perangkat didata oleh host, host kemudian mengatur total bandwith yang diperlukan oleh perangkat yang menggunakan mode isochronous dan interrupt.

Perangkat dengan mode transfer data tersebut dapat menggunakan sampai 90 persen dari total 480 Mbps yang disediakan port USB. Setelah 90 persen bandwith tersebut dipakai, host akan menolak akses ke perangkat isochronous dan interrupt yang lain. Control packet dan paket untuk transfer data tipe bulk kemudian menggunakan total bandwith yang tersisa tersebut (sedikitnya 10 persen).

Demikian pembahasan mengenai pengertian, fungsi, komponen dan cara kerja dari USB. Bagaimana apa kalian sudah mengerti? Semoga artikel mengenai Universal Serial Bus kali ini bisa membantu kalian memahami definisi, kegunaan serta bagian-bagiannya.