Ingin Menghemat Energi? Yuk, Pilih Lampu LED

Kali ini saya akan bagikan berupa tips nih. Tips ini cocok banget loh buat kalian yang sudah memikirkan rumah. Nah, yang saya maksudkan adalah tips memilih bohlam LED. Seperti yang kita ketahui, bohlam LED saat ini telah laris manis diantara bohlam biasanya, dikarenakan mengonsumsi sedikit energi ketimbang biasanya. Lalu bagaimana cara memilihnya?

Di samping mengonsumsi energi yang lebih sedikit, bohlam LED (Light-Emitting Diode) lebih disukai karena tahan hingga 25 ribu jam. Jika dihitung-hitung bisa tahan sekitar seribu hari loh! Untuk harga sih memang lebih mahal ketimbang lampu pijar, namun untuk masa penggunaan bisa bertahan sampai 3 tahunan. Menguntungkan bukan?

Untuk warna dalam bohlam LED, diukur dengan satuan Kelvin (K). Bagi kalian yang lebih menyukai cahaya kekuningan, cocoknya sih milih yang berukuran 2.700 K. Untuk yang ingin warna putih, pilihlah bohlam LED yang berukuran 4.000 atau 5.000 K.

Dalam pengukuran intensitas cahaya dan pemakaian daya, digunakan istilah watt dan lumen. Lumen merupakan satuan untuk pengukuran tingkat intensitas (kecerahan) cahaya. Sedangkan watt merupakan satuan ukuran komsumsi daya.

Untuk saat ini, bohlam LED dikategorikan menjadi dua jenis, yakni bening dan opal. Jenis opal lebih dikenal sebagai bohlam susu. Biasanya bohlam jenis bening dipakai untuk lampu dan kap yang didesain untuk menciptakan pola bayangan di dinding. Bohlam jenis opal dipakai pada ruangan yang memerlukan cahaya yang tersebar merata untuk seluruh ruangan.

Bohlam LED mempunyai berbagai bentuk dan ukuran. Bohlam chandelier dapat menyebarkan cahaya seperti lilin, bagusnya untuk ruang tamu. Bohlam reflektor cocok digunakan untuk ruang baca, karena cahaya yang dihasilkan terarah. Cahaya yang dibiaskan biasanya berbentuk huruf A seperti bohlam pijar.

Hal lain yang perlu kamu perhatikan dalam membeli bohlam LED yaitu Color Rendering Index (CRI). Indeks ini berguna untuk menunjukkan kemampuan dari bohlam dalam mengeluarkan warna cahaya sesungguhnya. Indeknya diukur dari nol sampai maksimal 100 untuk menunjukkan cahaya alaminya

Peritel furnitur asal Swedia, Ikea, mengkonfirmasikan kebanyakan bohlam LED yang mereka jual adalah bohlam LED lumen sebesar 6,3 watt. Tingkat kecerahannya diklaim setara dengan bohlam pijar 35 watt.

Nah sekian tips singkat dalam memilih bohlam LED. Interior rumah yang indah dan baik juga didukung dengan adanya pencahayaan dalam rumah. Jadi jangan sampai salah pilih ya!